USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

FCH II, Aksi Ekologi Integral: Menjadi Pahlawan Lingkungan untuk Melestarikan Bumi

diupdate: 1 tahun yang lalu

FCH 10 MEI 2025

USD – Sabtu, 10 Mei 2025, Universitas Sanata Dharma (USD) bersama dengan Green Team USD menyelenggarakan Talkshow dengan tema “Yolo: Food Choice, Memilih Makanan Sebagai Upaya Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama”.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Formasi Cerdas Humanis II ini diikuti oleh seluruh mahasiswa semester dua serentak di tiga tempat berbeda, yaitu di Auditorium Driyarkara dan Ruang Koendjono, Kampus II serta Ruang Drost, Kampus III.

Acara dibuka dengan kata sambutan dari tim perwakilan FCH II Universitas Sanata Dharma, Dr. A. Setyandari, S.Pd., S.Psi., Psikolog. Dalam sambutannya, beliau mengajak semua peserta untuk menjadi masyarakat lokal dan global yang bertanggung jawab dalam menjaga dan merawat bumi.

FCH 10 MEI 2025

“Talkshow FCH kali ini sangat relevan dan mendasar bagi keberlangsungan hidup kita serta generasi yang akan datang. Diharapkan para mahasiswa semakin memiliki pengetahuan dan pemahaman serta terinspirasi untuk terlibat dalam aksi nyata melestarikan bumi,” tuturnya.

Sesi pertama membahas tentang Ekologi Integral dan kaitannya dengan Ensiklik Laudato Si sebagai ajakan bagi seluruh manusia, khususnya kaum muda, untuk bersikap peduli dan merawat bumi sebagai tempat tinggal bersama. A. Prasetyadi, M.Si., Ph.D., selaku salah satu anggota dari Green Team USD menekankan kepada para mahasiswa untuk semakin menyadari hubungan manusia dengan alam.

“Ekologi Integral tidak hanya melihat teknis dan solusi atas kerusakan maupun pencemaran lingkungan, melainkan juga keterlibatan kita. Orang muda dipanggil untuk menjaga lingkungan yang dapat berdampak pada perubahan bumi.”

FCH 10 MEI 2025

Pada sesi lainnya, acara berfokus tentang pengalaman para penggiat lingkungan dalam mengolah sampah serta mendorong para peserta untuk mendaur ulang sampah mulai dari rumah sendiri. Melalui sesi ini, para mahasiswa diharapkan untuk lebih menyadari intensitas pembuangan sampah sehari-hari dan dampaknya pada lingkungan di masa mendatang.

Daniel, seorang siswa yang menjadi perwakilan SD Kanisius Kenalan turut hadir membagikan pengalaman kepada para mahasiswa mengenai kesadaran cinta lingkungan, menegaskan bahwa seluruh guru dan murid di SD Kanisius Kenalan memiliki kegiatan bersama dalam merawat lingkungan.

“Kami melakukan berbagai kegiatan di sekolah seperti jalan pagi sembari membersihkan dan merawat pekarangan sekolah atau program nampik plastik yang mendorong penggunaan wadah bekal dan minum sendiri. Adanya kegiatan tersebut membuat kesadaran kami terhadap lingkungan sekitar juga baik,” pungkasnya.


 
VS/ES/PND - Humas 
 

  kembali