USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Rayakan Dies Natalis ke-32, Fakultas Sastra Usung Tema Humaniora Digital

diupdate: 1 tahun yang lalu


Puncak Dies Natalis ke-32 Fakultas Sastra (dok. Humas)

Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma (USD) merayakan Dies Natalis ke-32 dengan mengusung tema "Humaniora Digital: Peluang, Tantangan, dan Masa Depan". Rangkaian kegiatan Dies Natalis ini terdiri atas Lomba Cipta Baca Puisi SMA, Misa Syukur, Temu Alumni, Sastra Spotlight, dan diakhiri dengan Puncak Dies Natalis yang berlangsung pada 5 Mei 2025.

Perayaan Puncak Dies Natalis ke-32 yang dilaksanakan di Ruang Seminar Driyarkara, Senin (5/5), turut dihadiri Rektor USD, Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., dan beberapa dekan dari fakultas lain di lingkungan USD.

Dekan Fakultas Sastra, Dr. Yoseph Yapi Taum, M.Hum., dalam penyampaian Laporan Tahunan yang berjudul "Mengukir Makna, Memahat Peradaban", mengungkapkan sukacita dan harapannya atas seluruh capaian selama 32 tahun ini.

Puncak Dies Natalis ke-32 Fakultas Sastra (dok. Humas)

"Dalam kesempatan puncak Dies Natalis ini, kita mengenang langkah mulia perjalanan akademis Fakultas Sastra, untuk menimba semangat, menghidupi warisan, dan menyemai masa depan. Meski menghadapi tantangan penurunan jumlah pendaftar, fakultas tetap menunjukkan geliat inovatif untuk memperkuat semangat 'kritis, kreatif, dan humanis' yang menjadi moto fakultas Sastra," ungkapnya.

Sebagai tradisi ilmiah, pada kesempatan tersebut disampaikan Pidato Ilmiah berjudul "Linguistik Korpus dalam Kajian Humaniora Digital: Studi Kasus (Re)produksi Ideologi Dominan dalam Media Massa" oleh Dr. Arina Isti'anah. Dalam pidatonya, Dr. Arina menyoroti pentingnya humaniora digital sebagai pendekatan kontemporer dalam penelitian ilmu kemanusiaan, khususnya linguistik.

"Kajian humaniora digital tidak berhenti pada proses digitalisasi data produk humaniora, tetapi interpretasi dan diseminasi atas data kebahasaan digital tersebut. Humaniora digital bukan hanya mengandalkan teknologi sebagai alat bantu metodologis, melainkan turut membentuk cara berpikir dan produksi pengetahuan dalam kajian sastra, bahasa, dan budaya," ungkapnya.

Puncak Dies Natalis ke-32 Fakultas Sastra (dok. Humas)

Sementara itu, dalam sambutannya, Rektor USD, Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., menekankan pentingnya kesadaran akan humaniora dalam masa kritis ini.

"Dari refleksi, laporan Dekan, serta pidato ilmiah, kita menyadari bahwa tantangan humaniora bukan hanya soal relevansi, tapi juga legitimasi. Kita hidup di saat kritis untuk humaniora, tapi jangan berkecil hati karena ini menjadi momen kita untuk bertanya apa peran kritis dan formatif kita bagi peradaban," ujarnya.

Rektor juga menyampaikan apresiasinya terhadap pemilihan tema Dies Natalis Fakultas Sastra tahun ini. "Masa depan humanitas sedang dalam kondisi genting. Pemilihan tema Dies Natalis kali ini menjadi tanda bahwa Fakultas Sastra tidak saja selalu berpikir ke depan, tetapi juga mau melihat tantangan," ungkapnya.

Puncak Dies Natalis ke-32 Fakultas Sastra (dok. Humas)

Kegiatan Puncak Dies Natalis dimeriahkan dengan penampilan tari Jaipong oleh mahasiswa Program Studi Sejarah, musikalisasi puisi oleh Bengkel Sastra, pembacaan puisi oleh Yolenta Oktovia Mahuze (mahasiswi Magister Sastra), dan penampilan musik oleh ELMO Band. Dalam kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, pengumuman pemenang lomba cipta baca, serta peluncuran buku karya dosen dan mahasiswa Fakultas Sastra.

***

Penulis: Paula Dhiracitta Prasanta/Humas USD

  kembali