
USD - 23 Januari 2025, Ahmad Latiful Ansori, mahasiswa Program Profesi Insinyur, Fakultas Sains dan Teknologi USD, berhasil meraih Juara II kategori National Research Poster Competition dan 3 Minutes Pitch Competition dalam ajang The 8th Civil Engineering Research Forum (CE ReForm). Dalam ajang bergengsi ini, ia mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul "Kajian Komparatif Pendekatan Geoteknik dan Geofisika terhadap Pemodelan Potensi Likuifaksi di Kawasan NYIA." l.
Penelitian Ahmad berfokus pada potensi likuefaksi di kawasan Bandara Internasional Yogyakarta Baru (NYIA), sebuah wilayah yang rawan terhadap gempa bumi akibat posisinya di dekat zona subduksi Lempeng Australia dan Eurasia. Melalui pendekatan geoteknik dan geofisika, penelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat kerawanan likuefaksi guna mendukung perencanaan infrastruktur yang lebih aman.
Dalam risetnya, Ahmad menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) dari 17 titik pengamatan untuk menganalisis Cyclic Stress Ratio (CSR), Cyclic Resistance Ratio (CRR), dan Factor of Safety (FS). Sementara itu, pendekatan geofisika dilakukan dengan memanfaatkan data kecepatan gelombang geser (Vs30) dari United States Geological Survey (USGS) guna menghasilkan pemetaan spasial menggunakan ArcGIS.


Hasil analisis menunjukkan bahwa tanah di sekitar NYIA memiliki kepadatan sedang, dengan nilai Vs30 berkisar antara 229,342 m/s hingga 283,965 m/s. Wilayah ini memiliki risiko likuefaksi tinggi, dengan probabilitas kejadian mencapai 85%, terutama pada kedalaman hingga 10 meter. Temuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi tanah di kawasan tersebut, yang sangat penting bagi pengembangan infrastruktur bandara agar lebih tahan terhadap dampak gempa bumi.
Keberhasilan Ahmad Latiful Ansori dalam ajang The 8th CE ReForm menegaskan kualitas mahasiswa Universitas Sanata Dharma dalam bidang teknik dan penelitian kebencanaan. Dengan pencapaian ini, ia tidak hanya membawa nama baik almamaternya tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi mahasiswa USD dalam kompetisi akademik dan riset teknik sipil di tingkat nasional.
"Semoga kabar bahagia ini dapat menjadi inspirasi dan menambah semangat bagi seluruh sivitas akademika Universitas Sanata Dharma. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya", ujar Ahmad melalui pesan tertulisnya.
Keberhasilan Ahmad Latiful Ansori dalam ajang The 8th CE ReForm menegaskan kualitas mahasiswa Universitas Sanata Dharma dalam bidang teknik dan penelitian kebencanaan. Dengan pencapaian ini, ia tidak hanya membawa nama baik almamaternya tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi mahasiswa USD dalam kompetisi akademik dan riset teknik sipil di tingkat nasional.
"Semoga kabar bahagia ini dapat menjadi inspirasi dan menambah semangat bagi seluruh sivitas akademika Universitas Sanata Dharma. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya", ujar Ahmad melalui pesan tertulisnya.
(AP/Humas USD)




