
USD-Senin, 9 Desember, dalam rangka penyusunan peta jalan (roadmap) penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (litabmas) periode 2026-2030, Fakultas Farmasi menggelar Workshop ”Peningkatan Kualitas Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini difasilitasi oleh Pusat Informasi dan Penelitian Obat Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (PIPO FF-USD). Workshop ini sebagai upaya berkesinambungan pembaruan roadmap 2021-2025. Issue utama dalam hal penelitian adalah penelitian kolaboratif untuk menghasilkan produk yang dapat dihilirisasi sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pada bidang pengabdian kepada masyarakat diarahkan pada aplikasi hasil penelitian Dosen yang merujuk pada kekhasan FF-USD dengan memperhatikan issue UAP dan SDGs.


Narasumber Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., Ketua Bidang Riset pada Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) memaparkan materi roadmap penelitian yang telah berhasil melakukan hilirisasi sehingga dihasilkan beberapa produk siap edar. Bahwa untuk hilirisasi produk hasil penelitian harus melibatkan banyak pihak seperti industri, pemangku kebijakan pemerintah bidang tata kelola niaga dan beberapa pihak terkait lain. Di samping itu juga dibutuhkan daya juang yang tinggi dan kesabaran karena proses tentu membutuhkan waktu yang tidak singkat. Namun pasti dapat dicapai dengan semangat kerja keras. Dalam bidang hilirisasi ini pemateri lain, yaitu Bapak Patrick Kalona selaku Managing Director of PT. Phytochemindo Reksa-Jakarta telah menginisiasi kerjasama dengan Dosen FF-USD dalam upaya hilirisasi produk kefarmasian hasil penelitian. Diharapkan sudah dapat masuk pasaran dalam waktu dekat.


Pada bidang pengabdian kepada masyarakat dihadirkan stakeholder apt. Nirma Atin Shintia, S.Si., M.Farm. Ketua Himpunan Seminat Farmasi Kesehatan Masyarakat (Hisfarkesmas) PD IAI Yogyakarta serta Drs. Bambang Purnomo, S.E., M.Si. pemilik usaha Jamu CV Sapta Sari-Bantul, DIY. Para stakeholder bidang pengabdian ini merasakan betul manfaat kerjasama dengan FF-USD melalui kegiatan pengabdiannya. Keduanya juga menyampaikan berbagai harapan dan usulan yang sangat dibutuhkan untuk lebih meningkatkan kualitas pengabdian dari FF-USD serta bentuk-bentuk kerjasama yang dapat lebih dikembangkan. Dengan demikian FF-USD telah mendapatkan banyak masukan sebagai modal penyusunan roadmap litabmas untuk periode 2026-2030 yang akan diselesaikan pada tahun 2025.
(YDA)




