USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Mengerjakan Pengetahuan yang Baik dalam Persekutuan: Ekaristi Akhir Semester Gasal 2024/2025

diupdate: 2 tahun yang lalu

Eakiristi Awal Semester Gasal 2024/2025 di Kapel Bellarminus Mrican

USD – Jumat, 6 Desember 2024, Campus Ministry Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan Perayaan Ekaristi Akhir Semester secara serentak di Kapel St. Robertus Bellarminus, Kampus I Mrican dan Ruang Drost, Lantai IV Gedung Utama, Kampus III Paingan untuk menutup rangkaian kegiatan akademik dan perkuliahan selama semester gasal tahun ajaran 2024/2025 serta mengucap syukur atas Dies Natalis ke-69 Sanata Dharma. Perayaan ekaristi di Kapel St. Robertus Bellarminus secara langsung dipimpin oleh Romo Albertus Bagus Laksana, SJ yang juga menjabat sebagai Rektor USD, sementara perayaan ekaristi di Ruang Drost, Kampus III Paingan dipimpin oleh Romo Alfonsus Ardi Jatmiko, SJ.
 
Tema yang diangkat dalam perayaan ekaristi ini adalah “(Filemon 1:6)”. Melalui tema ini, civitas academica USD diajak untuk bersama-sama merenungkan sudahkah masing-masing pribadi membagikan hal-hal baik lewat hidup dan pelayanan sehari-hari dalam terang iman dan kebaikan yang diwujudkan dalam kebersamaan sebagai satu persekutuan keluarga universitas lewat hubungan yang saling menguatkan, dalam semangat gotong royong, dan kasih yang melibatkan seluruh umat.

Eakiristi Awal Semester Gasal 2024/2025 di Kapel Bellarminus Mrican

Dalam homilinya, Romo Bagus menekankan pentingnya untuk mendengarkan dengan hati dan memanfaatkan pengetahuan untuk menjadi perantara pewartaan iman.
 
“Saya kira, di tengah persoalan dunia yang makin keras, rupanya masalah hati menjadi penting. Pengetahuan harus sampai menyentuh hati kita seperti dua orang buta yang disembuhkan Yesus. Yesus memberi contoh mendengarkan dengan hati Yesus memainkan pedagogi hati sehingga mereka tahu bahwa Yesus dapat menyelematkan, tapi tidak hanya sekadar tahu,” tuturnya.
 
Sementara itu di Kampus III Paingan, Romo Alfonsus Ardi Jatmiko, SJ memperhatikan fenomena para mahasiswa yang lebih sering berdoa saat mendekati masa-masa ujian dan menjelaskan hubungan antara doa, permohonan, dan harapan yang disampaikan kepada Tuhan untuk dikabulkan dengan iman yang dimiliki oleh setiap umat Katolik yang mendoakan permohonan-permohonan tersebut.

Eakiristi Awal Semester Gasal 2024/2025 di R. Drost Kampus III Paingan

“Mahasiswa-mahasiswa yang melakukan doa-doa adalah salah satu contoh orang-orang yang masih punya iman. Mereka yakin bahwa Tuhan itu menuntun hidup mereka. Menariknya, beriman itu justru semakin mendalam pada saat kita masih mau berjalan dan bertahan di dalam Tuhan dalam situasi-situasi yang sulit, situasi-situasi yang tidak mudah, seolah-olah sepertinya tidak mungkin terjadi mukjizat, tetapi masih terus yakin bahwa Tuhan memberikan jalan yang terbaik untuk kita,” tutup Romo Ardi.

(PND/D/G – Humas)

  kembali