
USD - Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma (USD) menggelar konferensi internasional bertajuk “The 11th International Language and Language Teaching Conference” atau bisa disingkat LLTC. Mengusung tema besar “Empowering Next-generation Educators: Challenges and Opportunities.” Kegiatan LLTC berlangsung selama dua hari, 7 sampai 8 September 2024 bertempat di Ruang Seminar Driyarkara.
Kegiatan LLTC menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka di bidang pendidikan bahasa dari berbagai universitas internasional dan dihadiri oleh puluhan peserta seperti guru bahasa Inggris dari berbagai sekolah atau universitas dari berbagai macam negara seperti Thailand, Saudi Arabia dan Tanzania. Pembicara utama yang akan membagikan pandangannya adalah Dr. Jaeshil Kim dari Liberty University dan Dr. Agustinus H. Prasetyo dari USD yang akan berbagi di hari pertama serta Prof. Paul Kei Matsuda dari Arizona State University yang akan berbagi di hari kedua.
Dalam sambutannya Rektor USD, Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D menyambut antusias tema LLTC dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam konferensi.

“Tema LLTC sangat menarik dan sesuai dengan zaman sekarang yang seringkali berkaitan dengan AI, oleh karena itu saya berharap konferensi ini dapat menggugah dan memberi pandangan baru kalian. Selain itu, saya juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat, terlebih mahasiswa dari berbagai universitas yang nantinya akan dipandang sebagai generasi dan pemilik peran penting terhadap dunia yang semakin hari harus beradaptasi dengan dinamika teknologi yang terus meningkat,” ujarnya.
Dengan total kurang lebih 70 judul paper yang di bagi menjadi dua hari sesi panel dan diskusi, para peserta LLTC mengusahakan hasil yang terbaik dalam research paper yang dikirimkan kepada pihak LLTC terkait, nantinya paper tersebut bisa dipublikasikan dalam jurnal Pendidikan Bahasa Inggris atau jurnal USD dengan tema yang sesuai.
LLTC mengajak dosen serta mahasiswa yang sudah menginjak tahun ketiga untuk ikut berkolaborasi dan berpartisipasi di belakang layar untuk membantu jalannya konferensi. Selain menghadiri sesi panel dan diskusi, peserta konferensi juga memiliki kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian, studi kasus, atau gagasan mereka sendiri.
Beberapa peserta yang menyimak hasil presentasi peserta lain, memiliki kekaguman tersendiri dalam wawasan yang mereka terima sebagai individu yang masih harus belajar.
“Kita dapat memperoleh wawasan tentang metode pengajaran inovatif saat ini, mendapatkan pengetahuan tentang hasil penelitian presenter. Pengetahuan ini akan membantu kita menjadi pendidik yang lebih efektif di masa depan. LLTC membantu kita mendapatkan beragam perspektif dari orang lain dan dari situ kita bisa terinspirasi oleh ide-ide hebat mereka serta mendorong siswa untuk berpikir kritis tentang masalah lingkungan dan peran mereka dalam mempromosikan praktik berkelanjutan melalui pembelajaran bahasa,“ ungkap beberapa peserta LLTC dengan antusias.

Diadakannya LLTC tahun ini, USD diharapkan dapat menyediakan platform yang kuat bagi para pendidik, peneliti dan pembuat kebijakan untuk menjalin koneksi, bertukar wawasan, dan membangun kerjasama dalam menghadapi tantangan yang muncul di dunia pendidikan bahasa modern. Konferensi ini bukan hanya bertujuan untuk memperkuat kapasitas para pendidik dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga untuk memastikan bahwa perkembangan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat global.

Diadakannya LLTC tahun ini, USD diharapkan dapat menyediakan platform yang kuat bagi para pendidik, peneliti dan pembuat kebijakan untuk menjalin koneksi, bertukar wawasan, dan membangun kerjasama dalam menghadapi tantangan yang muncul di dunia pendidikan bahasa modern. Konferensi ini bukan hanya bertujuan untuk memperkuat kapasitas para pendidik dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga untuk memastikan bahwa perkembangan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat global.
APR/ES/KS/OD/HUMAS




