USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

USD Sukses Menjadi Tuan Rumah Global Leadership Program AJCU 2024

diupdate: 2 tahun yang lalu

Para Peserta the-14th Global Leadership Program (dok. BKHI)


USD - 12-18 Agustus 2024, Universitas Sanata Dharma melalui Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional (BKHI) menjadi tuan rumah acara the 14th AJCU-AP Global Leadership Program (GLP) 2024. Program tahunan dari Asosiasi Perguruan Tinggi Jesuit se-Asia Pasifik ini, pada tahun 2024 mengambil tema “Youth Empowerment in Intercultural Society: Towards a Rooted Global Citizenship”. Global Leadership Program 2024 diikuti 39 peserta dan 7 pendamping dari 9 universitas, yakni Sophia Universitydari Jepang, Ateneo de Manila University dariFilipina, Fu Jen Catholic Universitydari Taiwan,Sogang Universitydari Korea Selatan, Politeknik ATMI Surakarta, Instituto São João de Britodari Timor Leste, Ricci Hall The University of Hong Kong, dan Xavier Learning Community dari Thailand. 

Panitia pelaksana GLP USD yang bertindak sebagai tuan rumah tahun ini beranggotakan diantaranya Simon Arsa Manggala (Dosen Program Studi Sastra Inggris), Thomas Wahyu Prabowo Mukti (Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris), Rm. Alexander Hendra Dwi Asmara, SJ, (Dosen Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik), serta Yurisdixta Menavia selaku Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional Universitas Sanata Dharma.

Dalam Global Leadership Program 2024 ini, para peserta berkesempatan untuk bertemu dan mendengarkan sharing dari keynote speaker, Inayah Wulandari Wahid, putri Presiden Republik Indonesia ke-4, Gus Dur. Selain itu, acara ini juga menampilkan sejumlah pembicara yang ahli dalam bidang yang terkait dengan sub-tema acara. Untuk sub-tema Youth and Lifestyle dipaparkan oleh F.X. Ouda Teda Ena, M.Pd., Ed.D., sementara sub-tema Youth and Belief Systems disampaikan oleh Prof. Inayah Rohmaniyah, S.Ag., M.Hum., M.A. Selain itu, Rm. B. Hari Juliawan, SJ, Ph.D., juga turut serta membahas sub-tema Youth and Social Economy. Keragaman perspektif dari para pembicara tersebut memberikan wawasan yang kaya bagi peserta dalam memahami isu - isu penting terkait pemberdayaan pemuda dalam masyarakat multikultural.

Para Peserta the-14th Global Leadership Program (dok. BKHI)

Sebagai bagian dari acara GLP, peserta diberi kesempatan untuk mendalami sub-tema kepemimpinan melalui kunjungan ke tiga lokasi field trip yang berbeda yakni Omah Petruk, Pesantren Sunan Pandanaran, dan Universitas AMIKOM. Di Omah Petruk, peserta diperkenalkan dengan filosofi kehidupan yang berhubungan dengan sub-tema Youth and Lifestyle melalui bambu. Selain itu, para peserta juga diajak untuk merenungkan bagaimana sifat bambu yang kuat namun fleksibel untuk diaplikasikan dalam peran kepemimpinan masing - masing peserta. Sementara itu di Pesantren Sunan Pandanaran, peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai sub-tema Youth and Belief System melalui pengalaman melihat langsung kehidupan pesantren dan nilai - nilai spiritual yang menjadi fondasi karakter para santri.

Para peserta juga diberi kesempatan untuk belajar sekaligus praktek seni kaligrafi, yang mengajarkan kesabaran dan ketelitian. Di sisi lain, para peserta yang berkunjung ke Universitas AMIKOM mendapatkan wawasan mendalam mengenai sub-tema Youth and Social Economy melalui teknologi dan media. Selain itu, para peserta mendapat kesempatan untuk mempraktikkan dubbing dalam sebuah adegan film.

Tidak hanya belajar secara materi, para peserta juga diajak untuk menjelajahi dunia melalui kunjungan budaya ke Hamzah Batik di Kaliurang dan berpartisipasi dalam acara penutupan pada hari terakhir, yang menampilkan pementasan budaya dari masing - masing negara.

Para Peserta the-14th Global Leadership Program (dok. BKHI)

Salah satu peserta dari Sogang University Korea Selatan, Yuna Lee, menyampaikan rasa gembiranya dalam mengikuti acara GLP ini.

“I am thrilled to be part of the GLP program because it allowed me to experience Indonesian culture firsthand and gain valuable experiences with new friends.”

Selain itu, Marco Luis Coros, peserta dari Ateneo De Manila Filipina juga mengungkapkan kegembiraannya setelah mengikuti GLP.

“I am truly grateful to be part of the GLP program. It has given me the unique opportunity to immerse myself in Indonesian culture and create unforgettable memories. Beyond that, I’ve had the pleasure of building meaningful connections with new friends from diverse backgrounds, making this experience even more enriching.”

Acara GLP 2024 ditutup dengan closing remark dari Rm. Albertus Bagus Laksana, SJ, Ph.D selaku Rektor Universitas Sanata Dharma dan Caecilia Tutyandari, Ph.D selaku Wakil Rektor IV yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian sertifikat kepada para peserta dan farewell dinner bertemakan budaya lokal di Rama Shinta Garden Resto.

(ARP/VEF-BKHI dan IHS-Akuntansi)

  kembali