
USD - Sabtu, 11 Mei 2024, Fakultas Farmasi USD bekerjasama dengan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Swiss German University SGU mengadakan Pelatihan Pemanfaatan Cabe di desa Semawung, Purworejo, Jawa Tengah. Pelatihan dihadiri oleh sekitar 30 warga yang mewakili kelompok-kelompok tani di desa Semawung. Kegiatan ini juga merupakah salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis XXIX Fakultas Farmasi USD.
Pelatihan ini adalah implementasi dari kerjasama dengan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Swiss German University (SGU) sejak 2020. Dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada tanggal 10 Juli 2023, kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi Masyarakat desa Semawung, Purworejo, Jawa Tengah.
Menurut koordinator pelatihan, Dr. Yohanes Dwiatmaka, M.Si., kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh situasi melimpahnya panen cabe di Semawung, yang membuat cabe membusuk dan harga jualnya turun.


”Oleh karena itu, Fakultas Farmasi USD memberikan solusi melalui pelatihan pembuatan minyak cabe dan produk turunannya. Pelatihan ini juga melibatkan mahasiswa dan terintegrasi dalam mata kuliah Penjaminan Kualitas Bahan Baku Obat Tradisional. Kegiatan ini memberikan pengalaman kontekstual sekaligus memperkaya pengalaman pemberdayaan Masyarakat,” ungkapnya.
Dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan cara membuat minyak cabe dan memanfaatkannya untuk pembuatan lotion untuk penghilang nyeri/rasa sakit. Selain itu, masyarakat juga diajari bagaimana memanfaatkan ulang cabe yang busuk dengan mengolahnya menjadi pestisida alami. Lotion dan pestisida yang telah dibuat dan didemonstrasikan oleh mahasiswa Fakultas Farmasi USD ini, kemudian dibagikan kepada Masyarakat yang hadir.
Sementara itu, pihak SGU yang dipimpin oleh Dr. Maria Dewi Puspitasari menyampaikan akan memberikan materi mengenai pengolahan cabe dari Desa Semawung menjadi bahan makanan.


Kegiatan pelatihan ini mendapatkan respon yang sangat baik para perwakilan kelompok tani di Semawung. Antusiasme peserta sangat tinggi, yang terlihat dari banyaknya peserta yang merekam dan mencatat saat demo pembuatan produk berbahan cabe, serta munculnya beberapa pertanyaan terkait waktu kedaluarsa, ketahanan penyimpanan produk cabe, dan cara pengeringan cabe. Kepala Desa Semawung, Andy Setiawan, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan pelatihan ini.
”Mewakili masyarakat Desa Semawung saya menyampaikan apresiasi yang besar atas berjalannya program ini, yang diharapkan tetap berkelanjutan dalam rangka meningkatkan pemberdayaan produk-produk lain yang dihasilkan oleh kelompok Tani Desa Semawung,” ungkapnya.
(AS/AFH)




