
“Gerakan untuk kembali memilah sampah sangat penting untuk turut berkontribusi merawat Bumi sebagai rumah bersama”, jelas Prasetyadi, Ph.D. selaku koordinator Greenteam dalam penjelasan tujuan aktivitas ini. “Jika dulu kita hanya memiliki 3 jenis tempat sampah berupa plastik, kaca dan kertas, maka mulai sekarang kita menggunakan 4 jenis yang meliputi sampah plastik, kertas, residu dan sisa makanan. Dengan demikian sampah yang akan keluar dari Sanata Dharma volumenya akan berkurang, yaitu sampah residu saja. Sampah plastik, kertas maupun sisa makanan akan diolah oleh unit terpadu”, lanjutnya. Aktivitas Kickoff selanjutnya dilaksanakan secara simbolis oleh rektor USD, dan didampingi secara langsung oleh Greenteam.
Sementara itu Laudato Si Family Instagram Photo Competition diikuti berbagai peserta yang meliputi keluarga purnakarya, dosen, karyawan hingga mahasiswa. Untuk meramaikan aktivitas ini, suatu photo booth sederhana dibangun menggunakan barang-barang bekas seperti batang bambu yang sudah tidak terpakai dan tergeletak di tempat pembuangan, hingga kardus-kardus bekas sebagai asesoris dan pernak-perniknya. Untuk 5 peserta dengan jumlah likes terbanyak, panitia menyediakan paket eco-hampers menarik.
(Reportase oleh Greenteam USD)




