Senin (18/7) Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma menggelar Seminar Nasional "Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia dalam Jebakan Kapitalisme" dalam rangka Purna Karya Drs. B. Rahmanto, M.Hum. Acara ini dihadiri oleh segenap keluarga B. Rahmanto, para pejabat USD, dan tamu undangan. Hadir sebagai pembicara seminar adalah (1) Prof. Dr. Bambang Kawanti Purwo dosen Universitas Atmajaya Jakarta, (2) Prof. Dr. Riris K. Toha Sarumpaet dosen Universitas Indonesia, (3) Dr. Novita Dewi, M.S., M.A. (Hons) dosen Universitas Sanata Dharma.
Dalam kesempatan ini pula, diluncurkan buku berjudul "Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia dalam Jebakan Kapitalisme", yang merupakan sebuah buku bunga rampai yang ditulis sebagai persembahan untuk B. Rahmanto yang mengakhiri karya baktinya sebagai dosen di Universitas Sanata Dharma (USD), terhitung mulai 1 Agustus 2011. Buku ini ditulis oleh Sapardi Djoko Damono, Maman S. Mahayana, P. Ari Subagyo, Riris K. Toha Sarumpaet, St. Sularto, Novita Dewi, Pamusuk Eneste, Hery Antono, Hersri Setiawan, Sri Widati, S.E. Peni Adji, Jabrohim, J. Prapta Diharja, Bambang Kaswanti Purwo, I. Dewa Putu Wijana, I. Praptomo Baryadi, Ganjar Harimansyah, Sugihastuti, Sudartomo M., Fransisca Tjandrasih Adji, Novi Anoegrajekti, dan Yoseph Yapi Taum.
Dari 22 judul tulisan dalam buku bunga rampai tersebut, terpilih 3 tulisan untuk diseminarkan, yaitu yang berjudul "Puisi: Memperkosa Bahasa" oleh Bambang Kawanti Purwo, "Sastra Beranak Putra dan Tantangan Kapitalisme Modern" oleh Riris K. Toha Sarumpaet, dan "Arah Kajian Sastra: Ciptakan Dunia Perempuan yang Lebih Baik" oleh Novita Dewi. "Tiga tulisan ini dipilih sebagai mahkota, terbaik dari yang baik," demikian disampaikan oleh sang moderator seminar, Drs. Yoseph Yapi Taum, M.Hum.
"Bapak Rahmanto dikenal sebagai dosen yang baik, ramah, ekspresif. Suaranya menggelegar di dalam kelas. Aktingnya saat memberi kuliah seperti aktor yang sedang bermain peran, penuh penjiwaan. Maklum, di masa mudanya, Pak Rahmanto juga seorang guru teater", kalimat tersebut terdengar sebagai pengantar dari sang pembawa acara ketika memasuki sesi "Persembahan Ekspresi Alumni dan Mahasiswa". Di sesi ini alumni dan mahasiswa program studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra USD tampil mempersembahkan ekspresi untuk dosennya yang tak terlupakan: Pak Rahmanto. Sajak tafsir. (atk)




