Universitas Sanata Dharma (USD) memiliki komitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada pemangku kepentingan (stakeholder), terutama kepada para mahasiswa. Mendampingi orang muda dengan penuh tanggung jawab dan menemani mereka memasuki masa depan yang penuh harapan adalah alasan keberadaan Sanata Dharma.
Untuk dapat memberikan layanan yang prima, maka para pejabat struktural di lingkungan USD perlu mendapat pembinaan berkelanjutan. Salah satu kegiatan pembinaan tersebut adalah pelatihan kepemimpinan yang diselenggarakan bagi tenaga kependidikan di USD. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada hari Jumat – Sabtu, 28 – 29 Juli 2023 di Griya Persada, Bandungan. Tema yang dipilih dalam kegiatan pelatihan tersebut adalah “Kreativitas dalam Pengambilan Keputusan.”

Narasumber pertama dalam pelatihan kepemimpinan ini adalah Romo Agustinus Sugiyo Pitoyo, S.J., Ph.D. yang menyampaikan materi tentang Ignatian Leadership, Kreativitas dalam Pengambilan Keputusan. Romo Pitoyo saat ini bertugas di Yayasan Sanata Dharma, terutama untuk mempersiapkan kampus USD di Ibu Kota Nusantara. Pada kesempatan ini, Romo Pitoyo mengajak para peserta untuk merefleksikan tanda-tanda kedewasaan menurut Tim Elmore. Seorang pemimpin, selain dituntut memiliki kemampuan manajerial, juga diharapkan memiliki kedewasaan manusiawi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin di unit masing-masing.

Pembicara kedua adalah Romo Dr. C.B. Mulyatno, Pr. yang memberikan pemaparan tentang kreativitas manajerial dalam pengambilan keputusan. Saat ini, Romo Mulyatno adalah Dekan Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma. Dalam kesempatan ini, Romo Mulyatno mengajak peserta untuk merefleksikan diri sebagai seorang pemelajar. Seorang pemimpin adalah seorang pemelajar. Sikap ini diperlukan agar menjadi pemimpin yang bertumbuh dan mendengarkan mereka yang dipimpinnya. Tidak hanya dirinya yang bertumbuh, seorang pemimpin juga menumbuhkan orang-orang yang dipimpin.

Hari kedua pelatihan diawali dengan dinamika kelompok yang disiapkan oleh tim dari Pusat Pelayanan Tes dan Konsultasi Psikologi (P2TKP) Universitas Sanata Dharma. Dinamika kelompok didesain agar terbentuk kebersamaan, kepercayaan, dan kreativitas di antara peserta. Akhirnya, seluruh rangkaian pelatihan ditutup dengan refleksi bersama berdasar pengalaman peserta sebagai pemimpin di unit masing-masing. Dari refleksi ini, peserta mengungkapkan bahwa kebersamaan, kekompakan, dan kesediaan untuk bertumbuh merupakan nilai-nilai yang perlu terus untuk diwujudnyatakan
(EBSSJ)
(EBSSJ)




