Rabu, 5 Juli 2023, Universitas Sanata Dharma menerima kunjungan dari perwakilan United Board for Christian Higher Education in Asia, yaitu, Hope Antone, Ed.D. (Director of Faculty Department Program) dan Cynthia Yuen, Ph.D. (Program Officer for Northeast Asia). Kunjungan ini disambut dan diterima baik oleh Wakil Rektor IV USD, Caecilia Tutyandari, Ph.D., di R. Kadarman, Lt.4 Gedung Pusat, Kampus II Universitas Sanata Dharma. Kunjungan ini juga dihadiri oleh segenap dosen dan karyawan dari USD yang merupakan alumni dan pendaftar program United Board.
Wakil Rektor IV dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa kunjungan dari United Board ini merupakan kesempatan yang sangat istimewa, terutama bagi USD untuk memperdalam pengetahuan tentang program dari United Board.
“Kami dari USD sangat berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan, selain diizinkan untuk berpartisipasi dalam program dari United Board, kami juga bisa menerima kunjungan dari perwakilan United Board secara langsung untuk berdiskusi dan berefleksi tentang program di United Board,” ungkapnya.

Kunjungan dari United Board di USD ini dikemas sebagai sharing session tentang program-program yang disediakan oleh United Board, diawali dengan pemaparan tentang misi dan tujuan, yaitu whole person education.
“Memberikan whole person education artinya mengembangkan seseorang dari sisi intelektual, spiritual, dan etika atau moralitas,” papar Hope Antone.
Tidak hanya itu, Hope juga memaparkan program-program yang disediakan oleh United Board bagi dosen-dosen di perguruan tinggi di Asia. Beliau pun mengajak USD, selaku salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang telah banyak mengikuti program di United Board, untuk tidak hanya terus berpartisipasi dalam program United Board, tetapi juga memberikan kritikan dan masukan yang dapat meningkatkan program United Board.
“USD telah banyak berpartisipasi dalam program United Board. Melalui kunjungan ini, kami berharap dapat mendengar masukan dan kritikan terhadap program yang telah kami jalankan sehingga bisa menjadi lebih baik untuk kedepannya,” paparnya lebih lanjut.

Menanggapi pemaparan materi yang telah diberikan oleh Dr. Hongki Julie, M. Si. mengungkapkan bahwa program dari United Board sangat membantu para penerima program dan institusi. Hongki juga mengungkapkan bahwa implementasi whole person education dalam pengajaran memerlukan lebih banyak waktu, selain itu feedback yang diberikan oleh institusi yang telah melaksanakan program sedikit terhambat.
“Selama ini, feedback yang diberikan sedikit terhambat karena hanya dilakukan melalui zoom meeting. Karenanya, akan lebih baik lagi jika kedepannya, kita dapat mengunjungi institusi yang telah menjalankan program whole person education dan berbincang langsung tentang implementasi, pelaksanaan, dan pengembangan program di institusi tersebut.” Papar Bapak Hongki lebih lanjut.
Sementara itu Cynthia Yuen,berharap bahwa masukan yang diberikan oleh USD dapat direfleksikan lebih lanjut oleh seluruh staff United Board sehingga dapat membawa dampak baik bagi peserta program dan juga institusi asal mereka.
“Ke depan, kami berharap bahwa program beasiswa yang disediakan oleh kami dapat memenuhi kriteria yang dibutuhkan, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi institusi tempatnya bekerja sehingga ilmu yang peserta dapatkan bisa mereka bawa dan aplikasikan untuk kepentingan institusi,” pungkasnya.
(KSM/TPP-Humas)




