USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

"Healthy Soil for Healthy Life" : Retret Pertobatan Ekologis Fakultas Farmasi USD

diupdate: 4 tahun yang lalu

Retret Ekologis Fakultas Farmasi - dok. Farmasi

Perjalanan retret hari pertama, mensyukuri pemberian Tuhan

Bumi yang kita tempati saat ini sedang menghadapi situasi darurat, dengan permasalahan ekologis yang semakin memburuk. Dalam upaya menghadapi permasalahan tersebut, Paus Fransiskus, pada tahun 2015, mengeluarkan dokumen apostolik Laudato Si. Salah satu ajakan Paus dalam dokumen tersebut adalah pertobatan ekologis. Menanggapi undangan Paus dan juga mandat dari Preferensi Kerasulan Universal Serikat Yesus tentang merawat bumi, rumah kita bersama, Universitas Sanata Dharma telah mencanangkan “The 7-Year Journey Towards Integral Ecology” pada akhir tahun lalu. Salah satu kegiatan di dalamnya adalah retret ekologis yang membantu peserta untuk dapat melakukan pertobatan ekologis.

Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma sebagai bagian dari lembaga pendidikan tinggi Katolik yang diselenggarakan oleh Serikat Yesus, memiliki komitmen untuk terlibat dalam upaya pelestarian bumi. Bertempat di Rumah Retret Girisonta dan Kursus Pertanian Taman Tani Salatiga pada 24-25 Januari 2023 yang lalu, dosen-dosen dan tenaga kependidikan dari FF USD mengikuti kegiatan Retret Pertobatan Ekologis yang diselenggarakan oleh Sekretariat Mission and Identity USD.

Retret Ekologis Fakultas Farmasi - dok. Farmasi

Kegiatan retret didampingi oleh Romo Petrus Sunu Hardiyanto, S.J. diawali dengan mengunjungi perkebunan di area Rumah Retret Girisonta. Dalam sesi tersebut, seluruh peserta Retret diajak untuk bersyukur atas apa yang disediakan Tuhan melalui alam di sekitar kita. Selain itu Romo Sunu juga menekankan bahwa upaya untuk ‘memuliakan tanah’ menjadi sangat penting karena bagaimanapun semua makhluk hidup berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah. Peningkatan kualitas tanah menjadi lebih bernutrisi akan menghasilkan buah, sayur dan hasil panenan yang sehat pula, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup kita yang mengkonsumsi, sekaligus mendukung pelestarian alam.

Perjalanan retret hari kedua, memuliakan tanah

Retret Ekologis Fakultas Farmasi - dok. Farmasi


Tanah yang sehat dipenuhi dengan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Nutrisi ini dapat diperoleh dari pupuk kompos yang dibuat dari sampah organik yang telah diolah. Hal ini tentu dapat mendorong pemanfaatan sampah organik dan mengurangi permasalahan ekologis saat ini. Seluruh peserta retret diajak untuk mendukung Sustainable Soils for Sustainable Food yang dapat dipertanggungjawabkan secara ekologi, sehat, tanpa sampah, dan terjangkau. Agar dapat lebih meresapi dan melihat bukti nyata dari gerakan tersebut, kegiatan retret di hari kedua diselenggarakan di Kursus Pertanian Taman Tani (KPTT) Salatiga. Seluruh peserta retret mendapatkan kesempatan luar biasa untuk mengunjungi KPTT dan melihat bagaimana mengelola tanaman, dimulai dari mempersiapkan tanah, bibit, memberi nutrisi, hingga menghasilkan panenan tanpa menggunakan bahan kimia sintetis dalam prosesnya (baik sebagai pestisida maupun pupuk). Produk hasil panen dari tanah yang sehat, menghasilkan buah yang lebih baik. Kegiatan retret diakhiri dengan peneguhan dari Romo Sunu.

Retret Ekologis Fakultas Farmasi - dok. Farmasi

Dalam retret ini, seluruh peserta diajak untuk menjalani pertobatan ekologis yang otentik. Pertobatan ekologis yang otentik dimulai dari munculnya kebahagiaan. Perlu direnungkan, Kapan dan dimana aku bahagia? Pertobatan seperti apa yang membuat bahagia? Apakah aku akan bahagia jika turut memperhatikan Bumi ini?. Dr. apt. Dewi Setyaningsih, Dekan Fakultas Farmasi USD memberikan refleksinya setelah mengikuti kegiatan ini, bahwa “Retret ekologi membuat kita bisa memaknai relasi spiritual manusia dengan alam semesta. Retret mengasah kepekaan kita terhadap sesama. Sejauh mana yang telah kita ambil dari alam, sebanyak itu pula kita kembalikan ke alam agar alam menjadi sehat dan hidup kita pun sehat”. Kesan lain ditambahkan pula oleh peserta lain, “Kegiatan retret ini sangat menyegarkan batin, raga, dan pikiran, sehingga membuat saya bahagia. Semoga kami semua dapat melanjutkan praktik baik dalam merawat tanah bumi ini”. 

(DCAP)
 

  kembali