USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Universitas Sanata Dharma Merayakan Puncak Dies Natalis 67

diupdate: 4 tahun yang lalu

dok. Humas USD
 
Universitas Sanata Dharma telah merayakan puncak Dies Natalis ke-67 pada 22 Desember 2022 di Auditorium Driyarkara. Perayaan Dies Natalis tahun ini mengusung tema “Pendidikan Indonesia Masa Depan: Tantangan, Strategi, dan Peran Universitas Sanata Dharma”. Rangkaian Puncak Dies Natalis USD ini telah dimulai sejak Oktober 2022

“Sesuai dengan tagline Romo Rektor bahwa semua dilakukan dalam rangka bertumbuh, berkreasi, dan peduli. Dan dalam semangat ataupun motto universitas Sanata Dharma–Cerdas dan Humanis, semuanya ini dilakukan untuk pelayanan sebenarnya. Jadi pada intinya adalah pelayanan, sesuai dengan nama Sanata Dharma, yaitu dharma yang nyata atau pelayanan yang sebenar-benarnya. Banyak tamu undangan yang berasal dari pemerintah, mitra universitas, dan tokoh-tokoh masyarakat dilibatkan dalam acara ini, mulai dari rangkaian dies dan sampai pada puncak perayaan hari ini”, tutur Prof. Ir. Sudi Mungkasi, Ph.D selaku ketua panitia.

dok. Humas USD

Pada Puncak perayaan Dies Natalis ke-67 USD ini, Romo Bagus Laksana menyampaikan ringkasan laporan tahunan Universitas Sanata Dharma yang menggambarkan secara umum mengenai keadaan terkini, pencapaian dan pergulatan-pergulatan pokok USD, sekaligus disampaikan pula gambaran mengenai pencapaian USD ke depan. Secara khusus, Romo Bagus menggunakan perspektif bertumbuh, berkreasi, peduli yang menjadi arah dan pelayanan rektorat 2022–2026. Dalam perspektif bertumbuh, selama tahun 2022 ini USD terus bertumbuh secara cukup signifikan dalam proses-proses membangun komunitas yang manusiawi, religius, dan akademis. Pada tahun ini, USD juga secara intensif membangun formasi dosen dan tenaga kependidikan dalam menciptakan budaya relasi yang aman dan sehat.

Pada perspektif berkreasi, beberapa strategi kreatif yang sudah dicapai adalah adanya dua program studi di USD yang mendapat akreditasi unggul, yakni prodi PGSD dan Magister Pendidikan Bahasa Indonesia. Di tahun ini juga USD memberlakukan kebijakan pedoman penulisan skripsi yang baru bagi mahasiswa jenjang sarjana, kebijakan tentang kewajiban publikasi ilmiah bagi mahasiswa jenjang magister, dan ketentuan publikasi ilmiah jurnal bagi mahasiswa jenjang doktoral. Salah satu hal besar yang dilakukan USD adalah melakukan pembaruan kurikulum agar lebih tanggap zaman, terutama memberi tempat pada MBKM dengan cara yang lebih sustainable sesuai dengan visi misi dan dinamika konteks USD sendiri. Selain itu, USD juga lebih berkreasi dengan membuka prodi baru. Kemudian, dalam perspektif peduli, USD mengembangkan strategi-strategi yang berfokus pada isu lingkungan dan sosial, persoalan publik dan nasional, serta bingkai inklusivitas.

dok. Humas USD

Dalam rangkaian acara puncak Dies Natalis ini juga terdapat sesi pidato ilmiah yang disampaikan oleh Concilianus Laos Mbato, M.A., Ed.D. dengan mengangkat judul pidato ilmiah yang sama dengan tema Dies Natalis USD tahun ini. Adapun dalam pidatonya, bapak Concilianus memaparkan tiga poin pokok, yakni adanya tantangan pendidikan dalam konteks nasional yang meliputi masalah dalam pemerataan pembangunan yang berdampak pada kualitas pendidikan dan kesenjangan kesejahteraan guru sekolah. Selain itu, Concilianus juga menyinggung soal tantangan pendidikan dalam konteks global. Lalu, ia juga memaparkan gagasannya terkait strategi pendidikan Indonesia ke depan dan peran USD dalam konstelasi pendidikan Indonesia masa depan.

Lalu, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada civitas akademika seperti dosen berprestasi yang meraih penghargaan atas karya publikasi ilmiah terbanyak, tenaga kependidikan yang telah berkarya selama 25 tahun, dan mahasiswa berprestasi di bidang akademik maupun non akademik. Harapannya dengan diberikannya penghargaan, seluruh civitas akademika dapat memberikan semangat berkarya dan berkreasi yang berdaya inovatif dan dapat mengukir prestasi-prestasi yang unggul untuk ke depannya.

dok. Humas USD
 
Di akhir acara, Romo Bagus Laksana berpesan kepada seluruh masyarakat bahwa masalah pendidikan adalah hal yang sangat fundamental dan krusial untuk kehidupan bangsa, maka harus ditangani dengan cara yang bijak dan dialogis melibatkan banyak pihak, harus ditangani dengan menghormati kekayaan-kekayaan Indonesia, tetapi juga harus terbuka pada pendekatan-pendekatan baru, pada persoalan-persoalan yang sekarang melanda dunia, termasuk menumbuhkan terobosan-terobosan yang tidak hanya pragmatis, tetapi yang sungguh-sungguh substansial dan transformatif untuk kita semua.

(GM-AS)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

  kembali