
Mahasiswa Prodi Sejarah USD angkatan 2021 mengadakan pameran arsip di Museum Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta, pada tanggal 3 dan 4 Desember 2022. Pameran arsip ini mengangkat tema “Menelusuri Jejak Bundaran Air Mancur Simpang Empat Kantor Pos Besar Yogyakarta”. Pameran ini menyoroti keberadaan landmark air mancur yang pernah ada di Titik Nol Kilometer, yang tidak banyak diketahui khalayak umum. Air mancur yang pernah ada di tengah Titik Nol Kilometer dibangun tahun 1963 dan dibongkar oleh pemerintah pada tahun 1984 karena beberapa alasan, seperti menyebabkan kemacetan, membasahi jalan dan orang-orang yang lewat, hingga tidak sesuai dengan filosofi arsitektur Yogyakarta yang telah ditetapkan Sri Sultan.

Prodi Sejarah USD menyelenggarakan pameran ini untuk menggugah kesadaran sejarah mayarakat, khususnya masyarakat Yogyakarta. Proses yang ditempuh untuk mengadakan pameran ini pun tidak mudah. Berawal dari mata kuliah Studi Arsip yang diampu oleh dosen Prodi Sejarah, F. Galih Adi Utama, M. A., mahasiswa menelusuri satu persatu arsip koran di beberapa tempat, seperti di Jogja Library Center (JLC). Kegiatan pencarian sumber ini menjadi tantangan tersendiri karena meskipun pernah menjadi ikon di kota Yogya, tetapi informasi mengenai bangunan air mancur ini sangat sedikit. Mahasiswa seperti terjun mencari arsip secara buta karena sebelumnya tidak mengetahui periode awal pembangunan hingga pembongkarannya.


Ketua Pelaksana Pameran, Tegar Purnama Panggalo, mengungkapkan bahwa kegiatan pameran ini menjadi salah satu pengalaman yang tak terlupakan bagi dia dan teman-temannya.
"Kami sangat bahagia dapat menyelenggarakan pameran ini. Kami dapat belajar Sejarah secara menarik, namun kami juga dapat berkontribusi dalam menambah ilmu pengetahuan mengenai sejarah Yogyakarta dan merawat ingatan publik tentang keberadaan bangunan legendaris yang pernah ada di pusat kota ini," ungkapnya.
(GNS)




