Diiringi hujan deras yang mengguyur sebelum jam 12.00 siang, Misa akhir semester sekaligus untuk merayakan dies natalis Universitas Sanata Dharma ke-55 di Kampus I Mrican dihadiri oleh sekitar 200 orang. Misa dengan tema MESKI KECIL TETAP BERARTI ini dipimpin Rm C. Kuntara Adi, SJ dan Rm G. Budi Subanar, SJ. Koor pada acara ini diawaki oleh paduan suara Driyarkara USD.
Dalam homilinya, Rm Kuntara menegaskan bahwa kebutuhan terbesar manusia adalah makan. Seringkali butuh pengorbanan yang luar biasa untuk memenuhi kebutuhan makan. Seperti pada bacaan Injil, Yesus dapat memberi makan 5000 orang karena ada seorang anak kecil yang terbeban dan rela memberikan seluruh bekal yang dimilikinya. Secara nalar, lima roti dan dua ikan tidak ada artinya untuk 5000 orang. Tetapi dengan cara yang unik, Allah mencukupkan segala sesuatunya. Seringkali kita membutuhkan sesuatu yang lebih besar dari kemampuan kita. Dan jawaban untuk itu, hanya campur tangan Allah yang dapat menyelesaikan. Kita membutuhkan mujizat. Tetapi mujizat hanya dapat terjadi jika hati kita sungguh tersentuh, tergerak dan rela untuk berbagi seperti halnya yang dilakukan seorang anak kecil tadi. Meski hanya kecil dan tak berarti, Tuhan akan membuatnya menjadi besar dan luar biasa.
Sementara itu Misa di Kampus 3 Paingan dipimpin Rm Paulus Bambang Irawan, SJ. Sebelum homili, ada musikalisasi puisi oleh mahasiswa yang membawa pesan bahwa manusia tidak akan berarti tanpa sesamanya & bahwa manusia istimewa di hadapan Tuhan, karena Kasih yg DIA miliki. Kata kunci injil: BERBAGI. Pesan yang disampaikan dalam homili adalah mengajak kita membangun komitmen untuk tidak hanya melihat diri sendiri tapi juga keluar dari diri sendiri membangun kebersamaan. Homili ditutup dengan puisi KERENDAHAN HATI. Pesan penutup dalam misa ini adalah menjadi diri sendiri sebaik-baiknya dengan berbagi kepada sesama. Perayaan ekaristi dimeriahkan oleh paduan suara dari Komunitas Paingan.
Kiranya kita menjadi semakin peka dan peduli terhadap sekitar kita. Kita tunjukkan kasih dengan nyata, dan mujizat akan turun menyelimuti kita, Amin. (BST)




