Bertempat di Ruang Driyarkara Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, mulai 14-16 Juni 2011 diselenggarakan Indonesia Regional Colloqium. Kegiatan ilmiah bertaraf internasional ini diselenggarakan sebagai sarana komunikasi dan sosialisasi kerjasama penelitian tingkat internasional, yaitu Democracy, Culture, and Catholicism International Research Project (DCCIRP). Para pembicara dalam kolokium ini adalah para peneliti dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Seattle University, Loyola University Chicago, dan beberapa pembicara tamu.
DCCIRP adalah kerjasama penelitian lintas negara dan diselenggarakan tiap tahun di beberapa negara yang berbeda. Pada tahun 2011 ini, acara diselenggarakan di Indonesia. Sebanyak tujuh orang peneliti dari Loyola University Chicago dan Seattle University datang ke Indonesia untuk menyampaikan makalah mereka. Universitas Sanata Dharma terpilih menjadi penyelenggara karena sumbangsih enam orang dosen peneliti USD dalam proyek penelitian internasional ini. Dalam resume akhir, Dr. Michael Shuck sebagai Direktur CCIH menyatakan bahwa pertemuan tiga hari di USD ini telah menghasilkan langkah besar dalam perkembangan kerjasama penelitian yang telah terjalin dalam beberapa tahun ini.
Acara ditutup oleh Provincial Serikat Yesus di Indonesia, Rm R. B. Riyo Murshanto, S.J. Beliau menyampaikan bahwa tema yang diangkat sangat penting dan relevan dengan kondisi saat ini, yaitu bagaimana kita dapat hidup bersama dan saling menghargai (demokrasi). Menjadi seorang warga negara yang baik, mestinya menghargai demokrasi, menjunjung tinggi budaya, dan meningkatkan religiusitas/spiritualitas. Hal-hal ini sesuai dengan semboyan: Ad Maiorem Dei Gloriam. Rm Riyo berharap semoga dengan kegiatan seperti ini kita mampu menjadi warganegara yang baik di manapun kita berada. Acara kolokium selama tiga hari ini ditutup dengan makan siang bersama yang dihadiri oleh duta besar Vatikan untuk Indonesia, Antonio Guido Filipazzi. (BST)




