
Rektor Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D. bersama sejumlah Rektor/Pimpinan Perguruan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan seruan moral untuk Pemilu Berkualitas dan Demokrasi yang Bermartabat. Seruan yang dibacakan pada Sabtu, 17 September 2022 ini didukung penuh oleh 24 Rektor/Pimpinan perguruan tinggi se-DIY yang hadir di Balairung Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Seruan Moral dibuka dengan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi pengingat dan teladan dalam menghadapi perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat termasuk dengan pilihan politik yang berbeda-beda, seperti yang diungkapkan dalam doa oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Prof. Dr.phil. Al Makin, S.Ag., M.A. Seruan moral yang dibacakan oleh Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG., Ph.D. dilatarbelakangi oleh kesadaran tentang pentingnya sivitas akademika mengawal kegiatan Pemilu, “Pemilu sebagai mandat reformasi menjadi pintu masuk pergantian dan keberlanjutan kepemimpinan dengan legitimasi moral dan sosial yang tinggi untuk kemaslahatan bangsa”.

Isi seruan moral yang disampaikan diantaranya adalah ajakan bagi semua komponen bangsa untuk menjadikan pemilu sebagai media pendidikan politik dan membangun moral bangsa yang lebih mengedepankan nilai kejujuran, keteladanan, dan keadaban kontestasi dalam sistem demokrasi. Seruan ini juga mendorong partisipasi semua lapisan masyarakat agar aktif dan kritis dalam penyelenggaraan bernegara dan bermasyarakat sebagai bentuk kualitas kewarganegaraan. Seluruh Rektor/Pimpinan yang mendukung seruan moral ini juga mengajak semua komponen bangsa untuk menghindari penyalahgunaan identitas dengan politisasi agama, etnis, dan ras, juga tidak mudah terpengaruh oleh hasutan, hoaks, dan ujaran kebencian, serta upaya lainnya yang berpotensi menimbulkan konflik dan kekerasan hingga merusak persatuan dan kesatuan bangsa.


Dalam sesi wawancara perwakilan pimpinan PT usai pembacaan seruan moral, Rektor USD Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D. menyampaikan dukungan penuhnya dalam kegiatan ini dan menyampaikan bahwasanya panggilan universitas sebagai lembaga besar dari peradaban harus selalu dimasukan dalam dinamika kebaikan bersama, common good, dimana momen demokratis adalah bagian dari perjalanan bangsa yang perlu peran universitas/lembaga perguruan tinggi dalam pelaksanaannya. “Universitas sebagai lembaga peradaban yang penting dan diandalkan oleh berbagai pihak dan oleh peradaban nasional dan peradaban antar bangsa-bangsa dalam membangun demokrasi dan kesejahteraan umum, maka dalam kegiatan seruan moral ini, kami para rektor dan pimpinan perguruan tinggi ingin memberikan kontribusi yang khas dalam perkara demokrasi pemilu yang berkualitas untuk membangun peradaban bangsa ini untuk komitmen kita semua”, ungkap beliau.
Agenda Penyampaian seruan moral diakhiri dengan ramah tamah antar pimpinan perguruan tinggi di Balairung Universitas Gadjah Mada.
(DPM-BRM)
(DPM-BRM)




