
Senin, (29/8) di Ruang Seminar Driyarkara, sebanyak 53 mahasiswa kerjasama angkatan 2022 mengikuti kegiatan Orientasi Mahasiswa Kerjasama 2022 yang dilaksanakan oleh Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional (BKHI) USD. Para mahasiswa kerjasama tersebut berasal dari Pemda Asmat, JIC (Jakarta International College), Keuskupan Ketapang, dan Keuskupan Manokwari-Sorong. Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Alumni USD, Ibu Caecilia Tutyandari, Ph.D; Kepala BKHI, Ibu Yurisdixta Menavia, S.S; dan Kepala Unit Student Residence, Rm. Ir. Christoporus. Aria Prabantara, S.J., M.A.Ed. atau yang akrab disapa Romo Tito SJ.
Acara dibuka dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Rektor IV. Oleh Ibu Tutyandari, semua mahasiswa kerjasama dipersilakan memperkenalkan diri dan disambut dalam keluarga besar USD. Ibu Tutyandari menyampaikan kegembiraan dan harapan besar USD serta lembaga sponsor terhadap para mahasiswa kerjasama. Sebagai universitas Yesuit, USD berkomitmen untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai sponsor dalam menyelenggarakan pendidikan bagi orang muda dari berbagai daerah di Indonesia sebagai implementasi dari Preferensi Kerasulan Universal Serikat Yesus.
Orientasi dilanjutkan dengan paparan Kepala BKHI tentang hal-hal umum terkait kerjasama. Ibu Dixta menjelaskan berbagai hal tentang kesepakatan kerjasama USD dengan masing-masing sponsor, aturan dan kewajiban yang mengikat para mahasiswa kerjasama, serta beberapa hal akademik yang perlu diperhatikan oleh mahasiswa kerjasama selama menjalani perkuliahan di USD.


Paparan dilanjutkan oleh Kepala Unit Student Residence tentang kehidupan berasrama beserta aturan-aturan yang ada di dalamnya. Romo Tito SJ juga memberikan pesan kepada para mahasiswa yang akan menempati asrama untuk menjaga kesehatan, menjaga kebersihan, menjaga diri, dan menjalin pertemanan yang baik di dalam komunitas asrama. Tidak lupa para mahasiswa kerjasama juga diharapkan untuk bisa mengoperasikan perangkat teknologi yang berkaitan dengan perkuliahan seperti aplikasi Zoom dan LMS (Learning Management System).
Dalam pertemuan orientasi ini, hadir pula Valentina Seran, mahasiswa kerjasama dari Yayasan Umat Peduli Pendidikan (YUPP) yang sudah berhasil menyelesaikan studinya, untuk berbagi pengalaman. Valen mengungkapkan pada awalnya juga mengalami kesulitan untuk bisa beradaptasi dengan kehidupan berasrama. Namun dari sana, ia justru mendapat banyak pelajaran tentang persahabatan, manajemen diri dan hidup berkomunitas. Dalam kesempatan ini ia tidak lupa memberikan motivasi kepada para mahasiswa kerjasama untuk terus belajar, membangun relasi, dan membuat prestasi yang membanggakan.
Antusiasme ditunjukkan oleh para mahasiswa baru dengan bertanya sebanyak mungkin mengenai kehidupan perkuliahan. Di akhir kegiatan, Romo Tito SJ menyampaikan harapannya, “Semoga mahasiswa kerjasama yang baru dapat membangun kembali tanah kelahirannya serta mengharumkan nama baik daerah dan bangsa Indonesia nantinya.”
(SS&VE)




