





Sabtu (29/1) Universitas Sanata Dharma (USD) bekerja sama dengan Puskesmas Depok 3 dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman (Dinkes Sleman) menyelenggarakan vaksinasi booster/tahap ketiga. Kegiatan vaksinasi booster yang dimulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB di Kampus I USD ini tersedia sebanyak 1.500 dosis jenis Pfizer, ditujukan bagi semua orang yang bekerja di USD seperti dosen, karyawan, student staff, purnakarya, dan tenaga kebersihan. Drs. Aufridus Atmadi, M.Si selaku Ketua Tim Kesehatan sekaligus Wakil Rektor II USD mengatakan bahwa pemberian vaksin tahap ketiga ini selain berpartisipasi dalam program pemerintah, juga bertujuan untuk meningkatkan imunitas masyarakat khususnya pegawai USD sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi mahasiswa.
Koordinator lapangan program vaksinasi dari Dinkes Sleman, dr. S. Edi Hartono mengatakan syarat penerima vaksinasi tahap ketiga yaitu telah menerima vaksin tahap pertama dan kedua jenis Sinovac dengan jarak minimal 6 bulan setelah vaksinasi kedua dan minimal usia 18 tahun ke atas. Dokter Edi juga menyatakan bahwa dosis yang diberikan pada vaksin ketiga ini hanya setengah dari dosis sebelumnya yaitu 0,15 ml karena tubuh telah menerima efek maksimal dari jenis vaksin tersebut. Kepala Puskesmas Depok 3, dr. Dedi Aprianto juga menambahkan bahwa orang yang belum menerima vaksinasi tahap ketiga, kekebalan tubuh menjadi lebih rentan untuk terjangkit virus apabila dibandingkan dengan kekebalan tubuh penerima vaksinasi booster. “Tubuh yang tervaksinasi booster, sudah ‘mencicipi’ semua (jenis vaksin), sehingga tubuh pun sudah membentuk memori-memori dari jenis-jenis virus yang dilemahkan itu. Jadi, tubuh kita sudah merespon dan akan semakin kuat”, ujar dr. Dedi.
Atas terselenggaranya kegiatan ini, penerima vaksinasi tahap ketiga mengaku merasa lega karena telah divaksinasi, seperti yang dirasakan oleh Supri, pegawai purnakarya dari Biro Layanan Umum (BLU). Ketua pelaksana penyelenggaraan vaksinasi di USD, Yustina Dwi Retno Winarsih, A.Md.Kep., menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar karena adanya pembagian jadwal. “Jadwal vaksin yang diberikan berbeda-beda sehingga tiap 30 menit sekali terjadi pergantian penerima vaksin dan tidak menimbulkan kerumunan”, ungkap Retno. Hal ini kemudian diapresiasi oleh dosen program studi Psikologi, Diana Permata Sari, S.Psi., M.Sc. atas kegiatan vaksinasi tahap ketiga. Ia menyampaikan bahwa USD berhasil memfasilitasi vaksinasi tahap ketiga kepada dosen dan karyawan dengan cepat sebelum perkuliahan tatap muka dilaksanakan. Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D., selaku Rektor USD mengapresiasi kegiatan ini karena USD sebagai instansi pendidikan telah memberikan pelayanan konkret dan berpartisipasi dalam menghadapi Covid-19 dengan mengadakan vaksinasi tahap ketiga.
Adanya vaksinasi tahap ketiga, memunculkan harapan-harapan baru bagi penerima vaksin. Hal ini disampaikan oleh Supri dan Diana bahwa dengan adanya vaksinasi tahap ketiga, imun tubuh semakin meningkat sehingga dapat melindungi diri dari pandemi Covid-19. Harapan lain juga dipaparkan oleh karyawan Lembaga Kesejahteraan Mahasiswa, Tri Haryono dan Student Staff Perpustakaan, Sari. Mereka berharap agar kondisi di sekitar segera kondusif dan kegiatan perkuliahan kembali normal. “Semoga vaksinasi tahap ketiga ini dapat memberikan optimisme dan keyakinan diri yang lebih baik bagi kita semua untuk memasuki cara baru melayani mahasiswa dan semua pihak dalam melaksanakan kegiatan Tridharma pada semester ini dengan cara yang lebih campuran yakni daring maupun luring”, tambah Rektor USD.
(BF & KYEP)




