USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

USD Menjadi Tuan Rumah Perayaan HUT ke-2 IKDKI

diupdate: 5 tahun yang lalu




Universitas Sanata Dharma (USD) pada hari Sabtu 04 Desember 2021, mengadakan Perayaan Ulang Tahun Ke-2 Ikatan Dosen Katolik (IKDKI) dengan tema “Dari Gereja Untuk Masyarakat”. Perayaan dipimpin oleh RD. Yohanes Rasul Edy Purwanto yang dilaksanakan secara daring melalui kanal Youtuve Humas USD dari Ruang Seminar Driyarkara Universitas Sanata Sharma.

Perayaan dibuka dengan Misa Syukur dengan Selebran Utama yaitu RD. Yohanes Rasul Edy Purwanto serta dengan Konselebran yaitu RP. Albertus Bagus Laksana,  SJ; RP. Ignatius Swasono, SJ; dan RD. Antonius Ary Setyawan. Lalu dilanjutkan dengan sambutan pembukaan oleh Wakil Gubernur DIY yang diwakili oleh Didik Wardaya, SE, M.Pd. selaku’ Kepala Dinas Dikpora DIY menyampaikan “Mengharapkan dengan perayaan ulang tahun IKDKI yang kedua ini mengharapkan kedepannya Ikatan Dosen Katolik Indonesia dapat memberikan sumbangsih nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan bangsa Indonesia dan anggota-anggota Ikatan Katolik Dosen Indonesia semakin mampu meningkatkan kapasitas serta mengembangkan diri dan mampu memberikan sumbangsih nyata dalam pembangunan serta pengabdian dalam masyarakat” dan dalam sambutan penutup Prof. Dr. Ir Agustinus Purna Irawan selaku Ketua Umum Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI) menyampaikan harapan dan mengajak anggota-anggota IKDKI  menjadi penggerak atau menjadi penasehat atau menjadi ketua ataupun pengurus aktif agar merelakan diri untuk menyatakan diri bahwa saya bersedia untuk berperan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Rankaian acara dilanjutkan ke peluncuran dua buku IKDKI yang bertema “Leadership dan Psikologi” dengan judul “Leadership dalam Pelayanan dan Perubahan : Mumpuni dan Melayani” dan “Kumpulan Refleksi Hidup di Masa Pandemi”, dengan pengantar oleh Dr. Fransisca Iriani yang menyampaikan untuk judul “Leadership dalam Pelayanan dan Perubahan : Mumpuni dan Melayani” dengan adanya buku ini diharapkan dapat menambah wawasan dalam memahami konteks kepemimpinan masa kini dan memberikan insight bagi para leader dimana tugas perutusan agar terus menjadi berkat bagi banyak orang dan terus membawa semangat IKDKI Mumpuni dan Melayani, serta untuk buku kedua yang berjudul “Kumpulan Refleksi Hidup di Masa Pandemi” buku ini merupakan kumpulan refleksi yang ditulis oleh dosen-dosen IKDKI yang mengupas berbagai konsep psikologi dengan konteks psikologi pada masa pandemic ini. Acara dilanjutkan dengan pemberian tanda launching buku dari Prof. Dr. Ir Agustinus Purna Irawan sebagai tanda resminya peluncuran dua buku IKDKI.

Dalam acara ini juga menayangkan video kegiatan IKDKI di wilayah-wilayah. Pada video tersebut tergambar berbagai macam kegiatan IKDKI di wilayah-wilayah yang diselenggarakan secara online maupun offline dengan tetap menaati prokes. Rangkaian acara dilanjutkan dengan talkshow dalam rangka ulang tahun ke-2 Ikatan Dosen Katolik Indonesia dengan tema “IKDKI mumpuni dan melayani dari gereja untuk masyarakat”. Talkshow ini membahas mengenai bagaimana pandangan dari pihak lain terhadap IKDKI dan bagaimana menyikapinya. Ada teropong dari padangan gereja, akademik, dan industri. Pembicara pada talkshow adalah RD. Yohanes Rasul Edy Purwanto sebagai Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang dan Drs. Johanes Eka Priyatma, Ph.D sebagai Rektor Universitas Sanata Dharma yang hadir di tempat, serta Ignatius Handiprajitno Pranoto sebagai PPIC Division Head PT Astra Honda Motor yang bergabung melalui zoom. Rangkaian acara talkshow dipandu oleh Feri Toringin, Ph.D.

Sebelum acara talkshow dimulai, RP. Ignatius Swasono, SJ memberikan kata pembuka untuk mengantarkan ke rangkaian acara talkshow. Pada kesempatan ini RP. Ignatius Swasono, SJ mengajak para pengajar untuk merenungkan bagaimana Ikatan Dosen Katolik Indonesia ini dikembangkan ke depannya.

RD. Yohanes Rasul Edy Purwanto menyampaikan padangan dari sisi gereja terhadap IKDKI. Penting sekali dosen Katolik menyadari mengenai ilmu yang hidup, pentingnya kontribusi, dan juga beberapa keutamaan dosen untuk bergerak bersama gereja setempat, serta bagaimana untuk bisa menghimpun dan memperkuat diri. Beliau juga menyampaikan pesan dari Mgr. Rubiyatmoko bahwa para dosen Katolik harus memastikan bahwa ilmu pengetahuan menggerakkan dan memampukan mahasiwa menyiasati kehidupan. Terdapat juga pesan khusus untuk IKDKI, yaitu hendaknya IKDKI menjadi komunitas cendekiawan Katolik yang semakin berkontribusi untuk perkembangan masyarakat luas. Maka perlu diupayakan untuk menemukan cara-cara yang relevan bagi perjuangan yang nyata.

Drs. Johanes Eka Priyatma, Ph.D menyampaikan padangan dari sisi akademik terhadap IKDKI. Beliau menyampaikan gagasannya mengenai bagaimana caranya IKDKI bisa berdampak bagi Indonesia. Hal tersebut meliputi menyadari tantangan hidup berbangsa, peran strategis pendidikan tinggi yang berkualitas, tantangan pendidikan sebagai lembaga pendidikan Katolik, serta mengembangkan pengetahuan pedagogi kontekstual dan kekatolikan sesuai realitas kebangsaan. Lembaga pendidikan Katolik semakin cenderung tidak memiliki kekhasan atau keunggulan karena lembaga pendidikan semakin formalistik, birokratis, dan seragam. Maka IKDKI dapat fokus untuk mengisi kekosongan yang ada dalam lembaga pendidikan Katolik tersebut. IKDKI dapat bersinergi untuk mengembangkan pedagogi yang berangkat dari semangat injil nilai-nilai kekatolikan yang bersifat inklusif dengan harapan menutup lobang dari pergulatan bangsa ini.

Ignatius Handiprajitno Pranoto menyampaikan pandangan dari sisi industri terhadap IKDKI. Beliau melihat kualitas lulusan dari sebuah perguruan tinggi dalam memasuki dunia pekerjaan. Terdapat 3 hal penting yang menjadi pertimbangan dalam dunia pekerjaan, yaitu knowledge, skill,dan attitude.

Pada akhir acara disampaikan beberapa kata kunci pembahasan dari talkshow ini, yaitu bagaimana para dosen menjadi dosen yang hidup, tidak terlepas dari gereja, membangun kreasi pedagogi, dan jangan lupa melihat sekitar tempat kita akan berkarya. Selain itu disampaikan juga harapan atau statement terakhir dari para pembicara. Ignatius Handiprajitno Pranoto berharap  IKDKI dapat membantu mempersiapkan lulusan perguruan tinggi yang siap di dunia kerja. Drs. Johanes Eka Priyatma, Ph.D berharap IKDKI bisa menjadi semakin profesional dan berkontribusi bagi Indonesia. RD. Yohanes Rasul Edy Purwanto berharap IKDKI bisa menjadi lembaga lentur, fleksibel, dan melayani kemanusiaan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pengumuman IKDKI Award. Terdapat beberapa dosen dari seluruh Indonesia yang berprestasi dalam bidang penelitian. Hasil penelitian tersebut dimuat di Journal internasional terindeks Scopus Q2 atau Q1 dan jurnal nasional Sinta 2 dan Sinta 1.

(JNJ & GGZ)

  kembali