Senin (9/5) di Kampus III Universitas Sanata Dharma dilaksanakan visitasi pembukaan Politeknik Mekatronika Sanata Dharma oleh tim Kopertis Wilayah V Yogyakarta. Tim yang diketuai Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES., DEA. ini disamping mendengarkan presentasi oleh Ignatius Deradjad Pranowo, S.S., M.Eng. juga mengadakan tanya jawab dan peninjauan fasilitas fisik yang dimiliki Program Studi Mekatronika USD. Dalam diskusi, disampaikan kesiapan Yayasan Sanata Dharma untuk mem-back up dana Rp 540.000.000 per semester per program studi selama enam semester (9,72 milyar rupiah untuk tiga program studi). Dari sisi staf pengajar, saat ini sudah ada 10 orang dosen S2, lima orang dosen S1, dan tiga dosen D3. Tim politeknik siap menambah tiga dosen S1.
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma (akan) memiliki tiga program studi jenjang Diploma-III, yaitu: Mekatronika, Instrumentasi Medis, dan Desain Produk Mekatronika. Prodi Mekatronika sudah dibuka dan memiliki ijin sejak 1998 (no. 149/Dikti/Kep/1998) serta sudah mendapatkan tiga kali perpanjangan ijin penyelenggaraan dan Akreditasi BAN-PT. Dua prodi lainnya (dalam pengajuan ijin pembukaan prodi baru) menjadi syarat minimal untuk pendirian sebuah politeknik (tiga prodi). Proses pengurusan ijin pendirian politeknik ini sudah dimulai sejak pengiriman proposal kepada Direktur Akademik Dirjen Dikti pada 17 September 2007. Revisi dan kelengkapan usulan juga sudah beberapa kali disampaikan. Pada 5 Mei 2011, tim pendiri Politeknik diminta untuk presentasi di depan tim Dikti. Visitasi oleh Kopertis Wilayah V Yogyakarta ini akan menghasilkan rekomendasi tentang kelayakan dan kesiapan pendirian prodi baru kepada Dikti.
Mekatronika merupakan hasil integrasi dari teknologi mekanik, elektronik, dan informatik. Saat ini sudah banyak industri yang mengaplikasikan teknologi mekatronika. Ketika semua proses produksi/manufaktur menggunakan teknologi ini, maka sebagian besar tenaga yang dibutuhkan oleh sebuah industri adalah mereka yang ahli di bidang mekatronika.
Instrumentasi Medis merupakan pengaplikasian dari teknik elektronika, mesin, informasi, dan teknik pengukuran dalam upaya membangun sebuah piranti yang akan dipergunakan untuk melakukan proses monitoring pasien, diagnosa dan penanganan suatu penyakit. Komputer merupakan komponen penting dalam dunia instrumentasi medis, mulai dari mikrokontroler dalam sebuah piranti medis khusus hingga mikrokomputer yang digunakan untuk memproses informasi dalam sebuah sistem pencitraan medis.
Desain Produk Mekatronika merupakan cabang ilmu yang akan memberikan dan memenuhi kebutuhan nilai lebih dari sebuah produk sehingga akan meningkatkan nilai jual, fungsi, dan keamanannya. Nilai lebih dari sebuah produk dapat berwujud kemasan, ergonomisitas, keindahan/estetika, sebagaimana dikehendaki oleh pasar modern. Mahasiswa prodi Desain Produk Mekatronika akan belajar untuk mengembangkan ide, konsep dan implementasi yang mengawali proses manufaktur serta testing dari sebuah produk mekatronik. (BST)




