Bertepatan menyambut hari Kartini tahun 2011, Rabu (20/4) Pusat Pengembangan dan Pelatihan Kewirausahaan (P3Kwu) LPPM Universitas Sanata Dharma mengadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan kuliner bagi para nelayan dan petani di kawasan Pantai Baru, Srandakan, Bantul. Kegiatan yang bertema "Menumbuhkembangkan Semangat Kewirausahaan Untuk meningkatkan Budaya Mandiri Keluarga Nelayan dan Petani" ini bekerja sama dengan kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul dan pemerintah kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, DIY.
Saat membuka acara, Rektor USD Dr. Ir. P. Wiryono Priyotamtama, S.J. mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan pengolahan hasil laut atau perikanan bagi para nelayan dan petani di kawasan Pantai Baru. Bekal yang diperoleh diharapkan dapat menjadi modal bagi para nelayan dan petani di Pantai Baru dalam rangka mengembangkan usaha penyediaan produk-produk olahan ikan. Hasil olahan ikan dapat dikemas dalam bentuk produk makanan khas yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh maupun sebagai hidangan yang disajikan di restoran dan warung makan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut. Pengembangan wisata kuliner khas daerah ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Pantai Baru.
Pendidikan dan pelatihan ini difasilitatori oleh Ir. M. Amrijati L., M.P. dan F.I.N. Idayati, S.E., M.MPar., disampaikan dalam bentuk teori dan praktik. Agar para nelayan dan petani di Pantai Baru dapat mengembangkan usaha kuliner dengan baik, dipaparkan beberapa aspek yang menjadi fokus perhatian, antara lain aspek jenis produk olahan, kualitas produk olahan, cara & kecepatan penyajian, higienes, sanitasi pengolahan, dan penyajian hasil olahan. Diklat yang dihadiri oleh 35 orang ibu-ibu nelayan dan petani di Pantai Baru berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan, terkadang ada juga sendagurau di antara mereka yang membuat suasana menjadi penuh keceriaan.
Di penghujung acara diklat yang berlangsung dari jam 08.00 sampai 16.00 WIB ini, Drs. Alex Kahu Lantum, M.S. selaku Kepala P3Kwu LPPM USD sekaligus Ketua Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa setelah diklat akan tetap ada pendampingan dengan cara melakukan pemantauan mengenai mutu dan kualitas produk. Beliau juga berharap mereka bisa bersaing secara sehat dan mau membagikan ilmunya kepada orang lain. (Ars)




