

Senin (19/8) Universitas Sanata Dharma (USD) resmi memiliki gedung baru yang berada di Kampus 1 Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Acara peresmian gedung baru dihadiri oleh Perwakilan Kontraktor, Ketua Panitia Pembangunan, Ketua Yayasan Sanata Dharma, Rektor USD, dan segenap civitas akademika USD.
Acara diawali dengan misa pemberkatan gedung sekaligus misa memasuki semester gasal tahun akademik 2019/2020 yang dilaksanakan di Lobby Gedung Baru. Misa dipimpin oleh Romo Petrus Sunu Hardiyanto, SJ selaku Romo Provinsial SJ Indonesia dan 6 Romo lainnya sebagai Konselebran. Keenam Romo Konselebran misa dengan tema “Bangun, Angkat Tilammu dan Bertolaklah ke Tempat yang Dalam” tersebut adalah Romo A. Budi Susanto, SJ selaku Ketua Yayasan Sanata Dharma; Romo Andreas Sugijopranoto, SJ selaku Ketua Tim Pembangunan; Romo Paulus Bambang Irawan, SJ selaku Wakil Rektor 3 USD; Romo Benedictus Hari Juliawan, SJ selaku dosen program studi (prodi) MIRB; Romo P.S. Hary Susanto, SJ selaku dosen prodi Sastra Inggris, dan Romo Heri Setyawan, SJ selaku dosen prodi Sejarah.
Setelah misa, acara dilanjutkan dengan serah terima secara simbolik berupa kunci dari Kontraktor kepada Panitia Pembangunan, dari Panitia Pembangunan kepada Yayasan Sanata Dharma, dan dari Yayasan Sanata Dharma kepada Universitas Sanata Dharma. Proses pembangunan gedung baru ini dimulai pada awal tahun 2018 dan selesai pada bulan Agustus 2019, sehingga dapat digunakan untuk kegiatan perkuliahan mulai Tahun Akademik 2019/2020. Pembangunan gedung baru ini terwujud berkat dari sebuah mimpi hampir 5 tahun yang lalu, setelah mimpi terwujud, gedung baru ini akan lebih lama menjadi tempat dalam membentuk civitas akademika yang lebih berkembang dan unggul. “Mimpi 5 tahun yang lalu sesuai dengan tema misa pada hari ini, yakni bertolak pada tempat yang dalam. Kita ingin memiliki gedung ini supaya mimpi-mimpi kita memberikan kontribusi yang semakin mendalam khususnya dalam wilayah tri dharma semakin berdaya. Selain itu, gedung baru yang memiliki 6 lantai termasuk basement ini dibangun untuk lebih banyak mengakomodasi mahasiswa dalam belajar.” tutur Rektor USD.
(NW & PB)




