
Kyoto Sangyo University Teaching Practice adalah program kerjasama antara Universitas Sanata Dharma (USD) dengan Kyoto Sangyo University (KSU), Jepang. Program ini sudah berjalan selama beberapa tahun di mana KSU mengirimkan beberapa mahasiswa dari universitasnya untuk melaksanakan praktik mengajar Bahasa Jepang di Universitas Sanata Dharma.
Pada semester ini, KSU mengirim seorang mahasiswa bernama Tetsu Yamagiwa untuk melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL), dengan praktik mengajar di USD. Kyoto Sangyo University Teaching Practice difasilitasi langsung oleh Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional (BKHI) bekerjasama dengan Lembaga Bahasa (LB) USD. Dalam program ini, salah satu dosen Bahasa Jepang di Lembaga Bahasa, G. Benardi Darumukti, S.S., M.Hum. menjadi pendamping sekaligus penanggungjawab selama Tetsu melaksanakan praktik mengajarnya.
Tetsu tiba di Yogyakarta pada tanggal 9 Maret 2019 dan telah mengikuti program ini selama 15 hari. Sebelum memulai
praktik, Tetsu mengikuti briefing dan campus tour pada tanggal 10 Maret 2019. Kemudian tanggal 11-21 Maret 2019, Tetsu melaksanakan praktik mengajar di Program Studi Sastra Inggris dan Lembaga Bahasa secara bergantian. Setelah praktik mengajar selesai, Tetsu mengikuti evaluasi bersama dengan BKHI dan dosen Lembaga Bahasa. Dia bercerita mengenai pengalaman praktik mengajarnya di USD dengan penuh antusias. Dia merasa nyaman dengan orang-orang di USD sehingga dia bisa melaksanakan praktik mengajarnya dengan baik sampai selesai. Dia juga sangat puas dengan jadwal yang sudah dibuat karena sangat efektif dan terstruktur. Untuk akomodasi dan transportasi, dia sangat senang dan puas karena semuanya sudah disiapkan. Pada tanggal 23 Maret 2019, Testu kembali ke Jepang.
Dengan adanya program ini, mahasiswa dari KSU bisa meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar Bahasa Jepang dan menghadapi murid secara langsung dengan kepribadian dan kemampuan yang berbeda-beda. Bagi mahasiswa USD yang sedang belajar Bahasa Jepang, ini merupakan kesempatan yang bagus bagi mereka untuk belajar dan berinteraksi langsung dengan native speaker, sehingga mereka juga bisa termotivasi dan memiliki kepercayaan diri untuk belajar Bahasa Jepang.
Harapannya, semoga kerjasama ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, dan Kyoto Sangyo University bisa mengirimkan lebih banyak mahasiswa dari universitasnya untuk praktik langsung di Universitas Sanata Dharma.
(RMZ)




