USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Refleksi Mahasiswa Pendidikan Matematika USD Angkatan 2017

diupdate: 8 tahun yang lalu


Refleksi merupakan bagian yang penting dalam hidup kita. Hidup yang tidak pernah direfleksikan tidaklah layak untuk dihidupi. Berangkat dari hal ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Sanata Dharma (USD) angkatan 2017 mengawali bulan Desember dengan berefleksi bersama. Refleksi ini diadakan pada hari Sabtu tanggal 1 Desember 2018 di lantai dasar Gedung Utama Kampus 3 Paingan. Selama 4 jam mahasiswa diajak untuk berdinamika dengan fokus menemukan sumber kekuatan inspiratif. Pemandu refleksi utama adalah Romo Lucianus Suharjanto, SJ dan dibantu oleh tiga dosen pembimbing akademik, yakni Thomas Sugiarto Pudjohartono, MT.; Beni Utomo, M.Sc.; dan Dominikus Arif Budi Prasetyo, M.Si. Mahasiswa sangat antusias mengikuti refleksi ini. Refleksi mahasiswa ini menggunakan buku panduan Refleksi FKIP USD untuk semester 3 dengan tema Zakti.
Sebelum refleksi, mahasiswa diajak untuk bernyanyi “Pergi Sekolah” dan Hymne Guru”. Dari lagu tersebut, mahasiswa diarahkan untuk menemukan sumber kekuatan inspiratif dalam hidup mereka, misalkan orang tua, guru, teman, dan lainnya. Selanjutnya dengan metode percakapan tiga putaran, mahasiswa diajak untuk menceritakan pengalaman-pengalaman hidupnya dan mendengarkan pengalaman dari teman dalam kelompoknya. Setelah itu, masing-masing mahasiswa dalam kelompok mengungkapkan pengalaman temannya yang menarik baginya. Dan di akhir putaran, mahasiswa merangkum hal pokok dan penting yang ditemukan bersama dalam percakapan tersebut. Mahasiswa juga diajak menonton film pendek “Murid Nakal Jadi Guru”, di mana seorang siswa yang dirangkul menjadi teman justru berubah hidupnya yang kemudian menjadi seorang teman bagi siswanya.
Di akhir refleksi mahasiswa menyampaikan rangkuman dari setiap kelompok. Kata kunci refleki yang muncul mengenai perkembangan diri di antaranya unik, indah, proses, belajar, panutan, berkat, kebebasan, percaya diri, perjuangan, dan cekatan. Terkait dengan profesionalitas di antaranya menghargai waktu, disiplin, ketekunan, melindungi, memberi, dan menerangi. Sedangkan terkait dengan orang lain: menghibur, berbagi, lemah lembut, berguna, menolong, peduli, dan peka. Romo Harjanto menyampaikan dengan kata kunci-kata kunci tersebut kita harus mampu mengubah ‘needs’ menjadi ‘value’. Dari hasil refleksi mahasiswa ini, mereka diajak untuk menjadi pribadi yang berkembang, profesional, berguna untuk orang lain.
(dominic_abp)

  kembali