USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Kak Seto Sapa Mahasiswa Service Program Design: Muda dan Gembira

diupdate: 8 tahun yang lalu


Senin (26/11) pukul 09.30 WIB menjadi momen tidak terlupakan bagi mahasiswa yang sedang mengikuti kelas mata kuliah Service Program Design (SPD). Tanpa diagendakan sebelumnya, kelas SPD kedatangan tamu kehormatan yaitu Seto Mulyadi. Kak Seto, begitu sapaan ramahnya, adalah sahabat karib ibu Lanny Anggawati selaku dosen SPD. Ibu Lanny sudah mengampu mata kuliah SPD di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma (PBI USD)  sejak tahun 1997. SPD adalah satu  mata kuliah wajib yang ada di PBI USD, mata kuliah yang mempersiapkan mahasiswa untuk siap terjun ke dunia kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Seto bersama istri dan anaknya mengunjungi sahabat lamanya sekaligus membagikan ilmu kepada para mahasiswa SPD. Kedatangan mereka disambut dengan sangat antusias oleh mahasiswa. Dengan gayanya yang khas, Kak Seto berbagi pengalaman hidupnya dan ilmu baru kepada mahasiswa.


Kak Seto menceritakan perjalanan hidupnya sejak kecil hingga saat ini. Kehidupan yang dilaluinya tidak berada di jalan yang mulus. Ada banyak tikungan tajam, jalan terjal, dan juga penuh tantangan. Ia pernah mencicipi kerasnya hidup menjadi seorang penjual koran dan asisten rumah tangga. Namun semua itu tidak menjadi penghalang bagi Kak Seto untuk meraih cita-citanya. Hingga akhirnya ia bisa menjadi seorang psikolog yang aktif dalam setiap penanggulangan aksi kekerasan terhadap anak di Indonesia.
Selain itu, Kak Seto pun berbagi tips untuk menjadi pribadi yang tahan banting. Ia menyampaikan tips GEMBIRA yang bisa membentuknya menjadi seperti saat ini. ‘G’ adalah gerak, berarti sebagai anak muda jangan mager. ‘E’ berarti emosi yang perlu diungkapkan dengan benar dan tenang. Lalu ‘M’ yaitu makan teratur. Selanjutnya ‘B’ yang artinya beribadah dan berdoa yang tidak boleh dilupakan. Kemudian ‘I’ artinya istirahat yang seringkali tidak diperhitungkan lagi bagi anak mahasiswa. ‘R’ adalah rukun dan ramah yang artinya berhubungan sosial dengan orang lain juga sangat diperlukan. Dan yang terakhir ‘A’ yaitu aktif dan kreatif yang harus dimiliki mahasiswa sehingga mampu menciptakan ide-ide baru.
“Hari ini adalah kejutan yang menyenangkan di kelas SPD. Biasanya kejutannya berupa tugas, tapi kali ini beda. Kami semua bisa belajar banyak hal baru dari sosok inspiratif. Sesi tanya jawab dengan Kak Seto juga semakin memperkaya.” ungkap Adel salah satu mahasiswa kelas SPD.
(SW & VYA)

  kembali