Economics Learning Competitions (ELC) merupakan salah satu program kerja tahunan Himpunan Mahasiswa Forum Teruna Ekonomika (HM-FORTE), Program Studi Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma (USD). Pada tahun 2018 ini, kompetisi belajar ilmu ekonomi meliputi tiga bidang perlombaan yaitu lomba essay, foto bercerita, dan poster ilmiah ditujukan kepada pelajar SMA/SMK se-DIY dan Jateng menjadi penyelenggaraan ketiga sejak tahun 2016. Puncak kegiatan ELC diisi dengan kegiatan seminar pada hari Sabtu, 24 November 2018. Seminar mengangkat tema “Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah”.
Sesuai dengan tema yang diangkat, panitia menghadirkan dua pembicara hebat untuk mengupas lebih dalam seputar pembangunan infrastruktur, yakni Bapak Muh. Taufik AR, S.IP selaku Perencana di BAPPEDA DIY dan Bapak Antonius Budisusila, S.E., M.Soc.SC selaku Dosen Fakultas Ekonomi USD sekaligus Konsultan PT. Trisakti Pilar Persada Group. Sharing pengalaman dan pandangan kedua pembicara yang telah malang melintang di bidangnya dipandu oleh seorang mahasiswa Program Studi Ekonomi USD sebagai moderator.
Satu poin pokok yang dapat diambil dalam forum seminar ELC tersebut adalah bahwa pembangunan sejatinya memiliki dua wajah berbeda. Satu sisi, adanya pembangunan turut berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah serta memberikan harapan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Namun, di sisi lain hadirnya pembangunan menciptakan predator sebab menggeser aneka kebiasaan, pekerjaan dan perilaku masyarakat tradisional ke arah yang lebih modern. Kontradiksi dua wajah pembangunan ini lah yang memicu ragam konflik. Pemerintah daerah, khususnya wilayah DIY telah berusaha menganggulangi dampak negatif dari aktivitas pembangunan dengan menciptakan regulasi, di antaranya tentang tata ruang dan perijinan.
Selaras dengan semangat Program Studi Ekonomi USD, rangkaian kegiatan ELC dari tahun ke tahun berusaha untuk semakin mendekatkan para mahasiswanya serta peserta lomba kepada masalah-masalah yang terjadi di masyarakat. Selaku narasumber, Bapak Muh. Taufik AR, S.IP turut mengapresiasi kegiatan seminar ELC ini sebab memberikan ruang bagi para pelajar SMA/SMK untuk mengekspresikan diri dan menumbuhkan tradisi kritis sehingga tidak teralienasi dari realitas.
“Saya kira ini adalah kegiatan yang luar biasa karena dilakukan secara partisipatif oleh mahasiswa program studi Ekonomi. Kemudian, melihat partisipannya adalah adik-adik SMA juga merupakan satu hal yang luar biasa sebab memberikan wahana bagi mereka untuk dapat mengekspresikan dirinya terhadap satu tema yang sudah dipilih sehingga menjadi bagian dari pembelajaran.” ungkap Bapak Taufik.
Lebih lanjut, beliau juga berpesan bahwa untuk kegiatan ELC mendatang tema-tema yang kiranya bisa didalami adalah terkait dengan pengembangan ekonomi lokal atau pengembangan ekonomi berbasis komunitas, sebab tantangan zaman ke depan adalah bagaimana pembangunan sektor perekonomian bisa lebih inklusif.
(DA)




