USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Mobil Listrik USD Ikuti Kontes Mobil Hemat Energi di Padang

diupdate: 8 tahun yang lalu


Driyarkara Racing Team dari Program Studi Teknik Mesin Universitas Sanata Dharma (USD) pada tahun ini mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) yang diselenggarakan di Universitas Negeri Padang mulai tanggal 26 November dan akan berakhir 1 Desember 2018. Team yang baru berumur setahun ini telah berhasil membuat mobil listrik kategori prototype dan berhasil lolos dalam pra kualifikasi, sehingga memperoleh tiket untuk mengikuti lomba di level nasional. KMHE adalah event yang diselenggarakan oleh DIKTI dalam skala nasional, tiap tahunnya memperlombakan mobil kreasi mahasiswa dari berbagai lembaga pendidikan tinggi. KMHE berorientasi pada efisiensi energi dari mobil rancangan mahasiswa.
Dukungan penuh terhadap pengembangan mobil listrik ini datang dari pihak kampus yang memberikan fasilitas tempat, peralatan, dan biaya pembelian material. Secara sukarela dosen-dosen juga memberikan arahan meskipun semua pekerjaan diselesaikan oleh team mahasiswa yang berjumlah 10 orang. Antusiasme Yana Resti Yanto (mahasiswa Teknik Mesin USD angkatan 2016) sebagai manajer team didukung oleh para alumni program studi Teknik Mesin USD. Para alumni dan donatur dengan suka hati mengumpulkan dana untuk mendukung adik-adiknya mengikuti lomba di tingkat nasional. Tidak hanya itu, keberangkatan lomba ini juga disponsori oleh POLYTRON. Perusahaan yang bergerak di bidang elektronik ini segera memberikan apresiasi positif berupa dana ketika dihubungi oleh team.
Menurut Yana selaku manajer team, masalah utama pada lomba ini adalah kontroler motor listrik. Disiplin ilmu anggota team yang berbasis Teknik Mesin memang menyulitkan mereka ketika regulasi lomba mempersyaratkan bahwa kontroler elektronik harus buatan sendiri. "Berbagai macam daya dan upaya telah kami lakukan untuk membuat kontroler ini dalam waktu kurang dari dua bulan. Kami berterimakasih untuk teman-teman yang dengan penuh semangat membantu penyelesaian mobil listrik ini." demikian ungkapnya. Budi Setyahandana selaku Wakil Ketua Program Studi Teknik Mesin USD (sekaligus yang mendampingi mahasiswa mengikuti lomba) mengemukakan bahwa ada banyak hal yang dapat diraih sekaligus dalam aktivitas pembuatan mobil ini. Para mahasiswa dapat secara langsung mempraktekkan apa yang mereka peroleh di bangku kuliah. Mereka akan tertantang untuk berkreasi dan mengatasi berbagai hambatan yang muncul. "Kemampuan untuk membuat planing, target capaian, dan bekerja di bawah tekanan akan membuat softskill mereka terasah. Kemampuan ini akan melengkapi mahasiswa di samping kompetensi akademik mereka yang akan sangat berguna di dunia kerja." demikian tambahnya.
(BST)

  kembali