Rektor Universitas Sanata Dharma (USD) Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. berkesempatan mengikuti pertemuan tahunan AUPF 2018. AUPF adalah Asian University Presidents Forum yang sudah berdiri sejak 2001. Pertemuan ke-17 yang diselenggarakan pada tanggal 6-8 November 2018 di Surabaya dengan Universitas Kristen Petra sebagai tuan rumah tersebut mengambil tema “Disruption at the Crossroads: Innovative Engagement and Future Challenges for Higher Education.” Pertemuan dihadiri oleh 34 perguruan tinggi luar negeri dan 31 dari dalam negeri. Perwakilan perguruan tinggi cukup merata karena ada peserta dari hampir semua negara di Asia mulai dari paling barat Lithuania sampai dengan paling timur Jepang.
Acara pokok hanya berlangsung sehari pada tanggal 7 November 2018 berupa presentasi dan diskusi kelompok kecil terkait tema tersebut di atas. Selain pembicara yang berasal dari 5 perwakilan perguruan tinggi, presentasi juga diberikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian KemenRistekDikti, Prof. Ainun Na’im, Ph.D, M.B.A. Terkait tema tersebut, Prof Ainun menyatakan bahwa Pemerintah RI berkomitmen untuk semakin terbuka dan fleksibel khususnya dalam pendirian program studi baru sesuai dengan tuntutan masyarakat di Era Revolusi Industri 4.0. Para pembicara yang lain menyampaikan berbagai tantangan perguruan tinggi di masa depan yang secara umum akan diwarnai oleh berbagai sistem komputer yang canggih dan cerdas sehingga menuntut para pengelolanya untuk terus berubah menyesuaikan diri.
Bagi USD sendiri, tema tersebut di atas bukan hal yang baru karena selama tahun 2018 ini banyak agenda kegiatan yang berorientasi kepada pergulatan akan hadirnya Revolusi Industri 4.0 tersebut. Meskipun akan diwarnai dengan berbagai ketidakpastian, salah satu hal yang akan tetap menentukan keberhasilan USD memberikan layanan pendidikan yang baik dan relevan terletak kepada kemampuannya untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan tridharma. Untuk itu, salah satu strategi yang ditempuh adalah dengan membangun jejaring internasional supaya kolaborasi dan sinergi dengan sesama perguruan tinggi dapat terbangun secara sistemik.
Untuk itu pada hari terakhir dalam pertemuan AUPF tersebut, USD membuat nota kesepahaman (MoU) dalam bidang tridharma dengan 4 perguruan tinggi luar negeri. Perguruan tinggi tersebut adalah Dongseo University dari Korea Selatan, Guangdong University dari China, Western College dari Filipina, dan Daffodil International University dari Bangladesh. MoU dengan 2 perguruan tinggi yang terakhir merupakan permohonan ke USD sedang 2 yang pertama merupakan tanggapan terhadap permintaan USD. Semoga MoU tersebut dapat segera kita tindak lanjuti dengan kegiatan kerjasama yang saling menguntungkan kedua belah pihak.
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
(JEP)








