USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Mahasiswa MPBSI USD Jadi Pemakalah dalam Seminar Internasional

diupdate: 8 tahun yang lalu


Sejumlah mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (MPBSI), Universitas Sanata Dharma (USD), menjadi pemakalah dalam seminar internasional yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Bandung. Seminar Internasional Riksa Bahasa XII di Bandung ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Balai Bahasa Jawa Barat dan Perkumpulan Pengajar Bahasa Indonesia (PPBI). Kegiatan yang berlangsung tanggal 3 November 2018 ini diselenggarakan agar menarik minat peneliti seperti dosen, guru, mahasiswa, pencinta bahasa Indonesia untuk mengkaji fenomena bahasa yang ada di lingkungannya. Adapun tema yang diusung pada Seminar Internasional Riksa Bahasa XII ini adalah Peranan Bahasa Indonesia sebagai Literasi Peradaban.
Hadir dalam Seminar Internasional tersebut Dr. Haji Mohd Ali bin Haji Radin, Ketua Bagian Sastra dan Majalah, Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei Darussalam; Prof. Dr. Syihabuddin, M.Pd., Guru Besar Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Pendidikan Indonesia; dan David John Rawson, B.A (Hons.), MPS., akademisi dalam bidang sastra, yang menekuni sastra kuno hingga sastra kontemporer juga sastra Amerika Serikat dan Australia dari Abad ke-19 hingga abad ke-20. Ketiga pembicara utama ini membahas tentang pentingnya peranan literasi peradaban baik dari segi sastra, budaya, maupun pengajaran bahasa dalam kaitannya dengan memajukan peradaban bangsa. Tema ini kemudian dipecah dalam beberap subtema yang kemudian dapat menjadi topik-topik dalam artikel jurnal ber-ISSN.
Selain ketiga pembicara tersebut, hadir pula pemakalah sekaligus peneliti muda dari seluruh Indonesia dan 5 (lima) di antaranya adalah mahasiswa dari MPBSI USD. Kelima mahasiswa yang turut mempresentasikan artikel mereka dalam Seminar Internasional di UPI ini adalah Stefania Helmon, Etheldredha Tiara Wuryaningtyas, Devina Alianto, Lukas Budi Husada, dan Wuri Wuryandari. Perspektif Antropolinguistik dimanfaatkan Stefania Helmon, untuk menggali nilai budaya dan juga bentuk kearifan lokal dari peribahasa masyarakat Manggarai yang dipaparkan dalam artikel “Analisis Nilai Budaya dan Kearifan Lokal dalam Peribahasa Masyarakat Manggarai (Go’et): Kajian Antropolinguistik”; Etheldredha Tiara Wuryaningtyas juga memanfaatkan perspektif Antropolinguistik untuk mengungkap makna di balik mantara tuturan yang dipresentasikan dalam makalah “Makna Ungkapan Syukur, Permohonann, dan Harapan dalam Mantra Upacara Ngunggahke Suwunan: Kajian Antropolinguistik”; Lukas Budi Husada mempresentasikan makalah berjudul “Makna Mantra Kesenian Jathilan pada Masyarakat Yogyakarta: Kajian Antropolinguistik”; Wuri Wuryandari dengan kajian ekolingustiknya yaitu “Makna Simbol Tumbuhan pada Pemasangan Tarub dalam Upacara Pernikahan Daerah Istimewa Yogyakarta: Kajian Ekolinguistik”; dan Devina Alianto yang mencoba memberikan cara baru dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kemapuan berpikir kritis dalam makalah yang berjudul “Pengembangan Media Vlog (Video Blog) sebagai Media Alternatif untuk Melatih Proses Berpikir Kritis Siswa dalam Materi Laporan Perjalanan”.
Topik- topik seminar yang dipresentasikan para mahasiswa Program MPBSI USD pada Seminar Internasional Riksa Bahasa XII di UPI ini merupakan bagian dari hasil penelitian, kajian studi lapangan, dan hasil pemikiran kritis dari pergumulan akademis selama proses perkuliahan Program MPBSI USD. Dr. R. Kujana Rahardi, M.Hum. selaku Ketua Program Studi MPBSI USD dan juga semua dosen MPBSI USD terus memberi motivasi kepada mahasiswa untuk melibatkan diri dalam forum- forum ilmiah, baik di dalam maupun luar kampus USD, baik di tingkat nasional maupun internasional.
(VHPR & SH)

  kembali