USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Implementasi Paradigma Pedagogi Reflektif dalam Pembelajaran

diupdate: 8 tahun yang lalu


Menurut Driyarkara pendiri Universitas Sanata Dharma, “Pendidikan sebagai  pemanusiaan manusia muda. Jadi pendidikan merupakan proses pembelajaran untuk membantu seseorang secara tekun dan mau bertindak sebagai manusia. Jadi pendidikan merupakan proses homonisasi.” Berdasarkan hal ini, Universitas Sanata Dharma memiliki kekhasan yang tidak dimiliki Universitas lain yaitu penerapan Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR).
Kekhasan tersebut yang melandasi acara Workshop Implementasi Paradigma Pedagogi Reflektif (27/10) kerjasama antara SMA Katolik St. Louis II Surabaya dengan Pusat Penelitian dan Pelayanan Pendidikan (P4) FKIP Universitas Sanata Dharma (USD). Acara yang bertempat di ruang Xaverius ini merupakaan bagian kunjungan pendidikan SMA Katolik St. Louis II Surabaya yang membawa 30 guru dan karyawan untuk melakukan Workshop  Implementasi PPR dalam pembelajaran. Workshop tersebut diisi oleh Drs. Albertus Hartana SJ., M.Pd. yang sering disapa Romo Hartana dosen program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) USD.
Dalam workshop, Romo Hartana menyampaikan bahwa pembelajaran reflektif berarti memahami lebih mendalam apa yang dialami, khususnya mencari apa makna bahan ajar dalam rangka penyelesaian masalah-masalah. Melalui proses pembelajaran PPR dapat meningkatkan motivasi belajar dengan cara melibatkan mereka sebagai pemeran yang kritis dalam proses belajar mengajar. Hal ini membuat proses belajar mengajar lebih bersifat pribadi karena mendekatkan pengalaman pengajar kepada pelajar. Jadi reflektif adalah suatu cara/model pola pendampingan perkembangan para siswa-siswinya baik secara intelektual maupun emosional (hati) dalam rangka membantu memperkembangkan pribadi manusia seutuhnya.  Refleksi adalah unsur sangat penting dan khas dalam PPR, lewat refleksi siswa dibantu untuk menggali pengalaman mereka lebih mendalam dan mengambil maknanya bagi hidup pribadi, hidup bersama, dan hidup kemasyarakatan. Ditekankan oleh Romo Hartana PPR siswa menjadi manusia bagi dan bersama sesama.
(ADA &  RPL)

  kembali