USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Trengginas dalam Karya, Pelayanan, dan Pengelolaan

diupdate: 8 tahun yang lalu


Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI) Universitas Sanata Dharma (USD) telah berhasil mengadakan Lokakarya (Re)Akreditasi II, 26-27 Oktober, di Cabin Hotel, Gayam, Yogyakarta. Kegiatan lokakarya ini dihadiri oleh sembilan pengelola Program Studi, yaitu Akuntansi, Profesi Apoteker, Magister Farmasi, Bimbingan Konseling, Pendidikan Kimia, Ekonomi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Akuntansi, dan Magister Kajian Bahasa Inggris.
“Kegiatan Lokakarya (Re)Akreditasi dilakukan dua kali dalam satu tahun. Yang pertama dilaksanakan Bulan Maret. Yang kedua pada bulan Oktober. Target capaian dari kegiatan ini ada dua, yaitu: diperolehnya pengalaman dan semangat di dalam mengerjakan penyusunan akreditasi, dan diperolehnya umpan balik untuk perbaikan draf dari masing-masing program studi.” papar Irine Kurniastuti, M.Si., Sekretaris Satuan Penjaminan Mutu dan Audit Internal Akademik (SPMAIA), di dalam pembukaan acara.
Dalam sambutan pengantarnya, Ketua LPMAI USD, Markus Budiraharjo, Ed.D., menegaskan pentingnya menghidupi semangat kolaboratif, sebagai salah satu prasyarat dasar untuk menghasilkan dokumen akreditasi yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan. Substansi kolaborasi macam ini dapat diringkas di dalam satu kata dalam Bahasa Jawa, yaitu “trengginas”.
Wakil Rektor I USD, Rohandi, Ph.D., secara khusus menegaskan arti penting akreditasi program studi sebagai komitmen USD. Dalam paparannya, WR I menegaskan bahwa “[A]kreditasi merupakan salah satu aktivitas dalam Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Tujuannya adalah untuk mengukur sejauh mana Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dijalankan. SPMI direncanakan, dilaksanakan, dikendalikan, dan dikembangkan oleh perguruan tinggi.”
Kegiatan lokakarya ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Drs. Tripriantoro, M.Sc. (Kaprodi Pendidikan Biologi), dan Beni Utomo, M.Sc. (Kaprodi Pendidikan Matematika). Dua program studi ini tercatat berhasil mempertahankan peringkat Akreditasi A. Kedua narasumber tersebut membagikan pengalaman, baik itu hal-hal positif maupun tantangan-tantangan yang dihadapi.
Di dalam lokakarya ini, masing-masing perwakilan program studi menyampaikan laporan kemajuan dari draf dokumen akreditasi yang mereka susun. Presentasi didasarkan pada tiga pertanyaan utama, yaitu: (a) hal-hal baik apa yang telah berhasil dicapai/dilakukan, (b) tantangan atau kesulitan macam apa yang selama ini dihadapi, dan (c) masukan apa saja yang diharapkan dari program studi untuk memperbaiki kualitas dokumen akreditasi.
Mengingat keterbatasan waktu, hanya 5 Standar (Standar 1 – 5) yang ditampilkan. Sesuai undian, Dr. Agatha Budi Susiana Lestari, Apt., Kaprodi Program Studi Profesi Apoteker menyampaikan draf Standar 1. Standar 2 ditampilkan oleh P. Sarwoto, Ph.D., Kaprodi Magister KBI. Standar 3 ditampilkan oleh Bondan Suratno, M.Si., Kaprodi PAK. Standar 4 ditampilkan oleh Dr. Francisca Reni Retno Anggraini, Akt., Wakaprodi Prodi Akuntansi. Standar 5 ditampilkan oleh Donal Sinaga, M.Pd., Wakaprodi Bimbingan dan Konseling. Tiga program studi yang lain tidak secara khusus menampilkan draf standar. Maywan Hariono, Ph.D. Apt., yang mewakili Program Magister Farmasi, memberikan gambaran umum tentang perkembangan penyusunan borang akreditasi. Dua program studi baru, yaitu Pendidikan Kimia (Dra. Maslichah Asyari, M.Pd.) dan Program Studi Ekonomi (Drs. Bambang Harnoto, M.Si.) berencana untuk mengikuti akreditasi pada tahun 2019 (dengan 9 Kriteria).
Hadir dalam kegiatan lokakarya ini adalah Ibu Veronica Triprihatmini, M.Hum., M.A., asesor BAN-PT, yang secara khusus mendapatkan penugasan untuk menanggapi setiap presentasi. Setiap program studi mendapatkan umpan balik dan masukan untuk perbaikan dokumen.
Di akhir kegiatan dibagikan survei untuk mengukur baik-tidaknya kegiatan lokakarya ini. Berdasarkan data yang terkumpul, dapat disimpulkan bahwa para peserta lokakarya memberikan penilaian kepuasan yang tinggi  (rerata 83.4%) terhadap pelaksanaan kegiatan lokakarya ini. Bila diuraikan lebih detail, dalam hal (a) kenyamanan tempat, (b) kualitas makanan, (c) kelezatan makanan, dan (d) kecukupan waktu lokakarya, rerata kepuasan mencapai 77,31% (moderately high). Adapun bidang (a) pengelolaan lokakarya, (b) kemampuan dua narasumber, (c) kemampuan asesor internal, dan (d) motivasi dari kegiatan lokakarya menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, yaitu: 84,62% (high). Para peserta lokakarya juga menemukan bahwa tingkat kebermanfaatan dan inspirasi dari kegiatan sangat tinggi, yaitu 93.1% (very high).

(eMBi)  

  kembali