Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Dunia Pendidikan dalam Perubahan Revolusi 4.0” pada hari Sabtu 13 Oktober 2018 di Ruang Seminar Driyakara, Kampus 2 USD. Pemilihan tema ini berangkat dari keadaan di dunia pendidikan saat ini, di mana sekarang banyak muncul media pembelajaran yang berbasis online. Oleh karena itu, seminar ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan relevansi dan keunggulan program studi yang sesuai dengan tuntutan zaman dengan melakukan sharing gagasan mengenai perubahan melalui Seminar Nasional. Seminar ini dihadiri oleh 280 peserta yang berasal dari berbagai macam universitas dan didukung oleh Sogang University.
Acara ini diawali dengan sambutan dari Ketua Seminar Nasional FKIP 2018 yaitu Juster Donal Sinaga, M.Pd. kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Rektor IV USD yakni FX. Ouda Teda Ena, Ed.D. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi Pleno di mana sesi ini mengundang empat pembicara yang akan berbagi gagasan terkait dengan tema dari seminar ini. Pertama dari Dr. Agus Puji Prasetyono, M.Eng selaku Staf Ahli Kemenristekdikti bidang Relevansi dan Produktivitas. Dalam diskusinya, ia membahas bagaimana peran pemerintah dalam dunia pendidikan. Kurikulum yang dibuat diusahakan sesuai dengan teknologi yang berkembang begitu pesat saat ini. Kedua dari Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D selaku Rektor Universitas Terbuka tahun 2009-2017 dan International Council for Open and Distance Education (ICDE). Dalam presentasinya ia mengangkat judul “Higher Education in Industrial Revolution 4.0. Ia membahas tentang bagaimana seorang guru harus mampu beradaptasi dengan teknologi yang semakin maju. Jangan sampai guru lebih menuntut siswanya untuk sadar teknologi tetapi ia sendiri enggan untuk melakukannya. Ketiga dari Herman Yoseph Sriyanto, M.Pd selaku Guru SMA Kolose De Britto dan Guru Berprestasi tingkat Nasional 2017. Sriyanto yang merupakan seorang praktisi jelas tahu bagaimana cara mengahadapi peserta didik di era didgital ini. Mengangkat tema “Idealisme Guru di Era Digital”. Ia membahas bagaimana seorang guru harus mampu memahami karakter dari peserta didik yang berasal dari generasi Z yang sangat bergantung pada teknologi masa kini. Memahami konteks peserta didik generasi Z mempermudah guru untuk menerapkan model pembelajaran seperti apa cocok untuk mereka. Seorang guru mempunyai peran untuk melatih dan membimbing generasi Z melalui pembelajaran inovatif dan reflektif. Terakhir dari Drs. Tarsisius Sarkim, M.Ed., Ph.D selaku Dosen Universitas Sanata Dharma. Dalam presentasinya yang berjudul “Pendidikan Dalam Era Revolusi Industri 4.0, Mampukah Indonesia Menjadi Pelaku?” ia membahas tentang peran Indonesia dalam Industri 4.0. Di mana Indonesia menjadi motor penggerak revolusi khususnya pada bidang pendidikan.
Kemudian sesi selanjutnya merupakan sesi paralel, di mana dalam sesi ini peserta yang sudah mengirimkan abstrak makalah diminta untuk melakukan presentasi. Sebagai sesi penutup diumumkan salah satu pemakalah terbaik, sebagai bentuk apresiasi dari panitia kepada peserta.
(FPH & ADA)




