USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Diskusi Literasi Digital: Tantangan Berbahasa Indonesia di Era Milenial

diupdate: 8 tahun yang lalu


Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma (PBSI USD) mengadakan kegiatan Diskusi Literasi Digital pada hari Jumat, 28 September 2018. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama dengan SiBerkreasi dan merupakan kegiatan pembuka dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Dies Natalis ke-55 PBSI USD. Kegiatan yang mengangkat tema “Tantangan Integritas Berbahasa Indonesia di Era Milenial” ini berlangsung di Ruang Seminar Driyarkara Auditorium Kampus 2 USD.
Diskusi Literasi Digital ini dimoderatori oleh Dr. Haryadi Baskoro selaku tenaga ahli Jogja Smart Province DIY dan menghadirkan dua pembicara, yakni Drs. M. Abdul Khak, M.Hum. selaku pembicara dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Bapak Donny B. U. selaku pembicara dari Menteri Kominfo Bidang Literasi Digital. Selain itu kegiatan ini juga dimeriahkan oleh Livi Laurens, seorang penyanyi dan budayawan SiBerkreasi.
Kegiatan Diskusi Literasi tersebut dibuka dengan pertunjukan seni tari kontemporer Kalimantan Timur hasil kreasi mahasiswi S1 Program Studi PBSI. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Danang Satria Nugraha, S.S., M.A. selaku Wakil Ketua Program Studi PBSI USD dan Bapak Roni Primanto selaku Kepala Dinas Kominfo DIY. Dalam sambutannya, Pak Satria berharap agar dengan dilaksanakannya kegiatan Dikusi Literasi ini seluruh mahasiswa dan peserta diskusi dapat semakin mengembangkan kesadaran para peserta akan tantangan revolusi digital terlebih dalam memerangi hoax dengan memilah informasi secara bijak melalui penggunaan tagar untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Dalam kegiatan selanjutnya, masing-masing pembicara menyampaikan paparan yang di antaranya mengenai bagaimana bahasa Indonesia dapat memiliki banyak sekali ragam bahasa yang hingga kini masih berkembang beserta dengan beberapa kasus kesalahan dalam penggunaan bahasa Indonesia di tengah masyarakat dan bagaimana latar belakang dari kasus-kasus penyebaran konten negatif melalui internet seperti hoax, cyberbullying, dan online radicalism dapat terjadi beserta kiat-kiat apa saja yang harus dilakukan untuk menanggulanginya. Selain itu, pembicara juga berpesan agar peserta diskusi dapat memanfaatkan gawai dengan bijak, cermat dan tepat, serta mampu melestarikan kebudayaan Indonesia melalui tulisan dan karya-karya mereka di masa depan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan penampilan dari Livy Laurens.
Dr. Haryadi Baskoro selaku moderator diskusi dan tenaga ahli Jogja Smart Province DIY mengatakan, bahwa kegiatan ini tidak “berakhir” sampai dengan selesainya acara saja. Beliau juga menambahkan, kegiatan ini akan melahirkan output berupa bunga rampai yang isinya memuat artikel yang ditulis oleh dosen maupun peserta diskusi dalam kegiatan ini. Buku yang bertajuk “Tantangan Integritas Bahasa Indonesia di Era Milenial” ini akan diterbitkan oleh SiBerkreasi dan Livy Laurens sebagai editornya.
(AY)

  kembali