USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Olimpiade Jaringan: "Penentu Masa Depan Peradaban"

diupdate: 8 tahun yang lalu


Pada tahun ke-3 pelaksanaan Olimpiade Jaringan Mikrotik SMK-TKJ Tingkat Nasional Region Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, Citraweb Solusi Teknologi bekerja sama dengan Universitas Sanata Dharma (USD). Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Koendjono Kampus II USD pada hari Sabtu (15/9) ini diikuti oleh 71 SMK. Kegiatan tersebut merupakan babak penyisihan dari rangkaian kegiatan Olimpiade Jaringan Mikrotik SMK-TKJ tingkat Nasional, yang nantinya 3 SMK terbaik akan ditandingkan di Grand Final melawan perwakilan dari 7 region lainnya seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Palembang, dan Medan untuk memperebutkan piala dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD) dan dengan total hadiah lebih dari 60 juta rupiah.
Kegiatan Olimpiade Jaringan dimulai dengan sambutan dari Valens Riyadi selaku Ketua Panitia. Dalam sambutannya, ia mengaku terkesan dengan jumlah peserta yang jauh dari target panitia yaitu hanya 50 SMK. Valens Riyadi juga mengatakan bahwa kegiatan Olimpiade Jaringan Mikrotik SMK-TKJ tingkat Nasional ini didukung penuh tidak hanya oleh KEMENDIKBUD, tetapi juga oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (KEMKOMINFO).

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor USD, Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D yang sekaligus membuka kegiatan Olimpiade Jaringan Mikrotik SMK-TKJ Tingkat Nasional Region DIY dan Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Rektor USD mengatakan bahwa dalam 10-20 tahun mendatang jaringan dan data menjadi hal yang sangat berpengaruh bagi kita semua. “Anda semua khususnya para peserta yang sudah sejak awal memutuskan diri untuk membangun karir di bidang jaringan komputer, Andalah sebenarnya penentu masa depan peradaban. Karena peradaban ini sangat tergantung pada keluasan, kualitas, serta pengembangan jaringan.” ujarnya.
Pada kesempatan ini, dilakukan pula penandatanganan surat perjanjian kerja antara USD dengan Mikrotik Indonesia yang merupakan salah satu grup dari Citraweb. Surat perjanjian kerja tersebut ditandatangani oleh Sudi Mungkasi, Ph.D selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi USD dan Valens Riyadi sebagai perwakilan dari Mikrotik Indonesia, yang disaksikan oleh Rektor USD. Ditemui saat wawancara, Rektor USD mengungkapkan bahwa untuk menghidupi visi misi USD, tugas kita salah satunya adalah membantu anak-anak muda memasuki era yang akan sangat didominasi oleh kehadiran teknologi informasi. Dengan adanya penandatanganan surat perjanjian kerja tersebut keterlibatan USD dalam perkara pembangunan jaringan ini semakin menguat. USD juga terhubung dengan beberapa pihak terkait misalnya SMK, perusahaan jasa jaringan komputer, maupun perusahaan jaringan internet.
Debyo Surya Setiyawan selaku operational director dari Citraweb Solusi Teknologi dan juga panitia pelaksana kegiatan, mengatakan bahwa salah satu misi dari Citraweb adalah mengedukasi dan memastikan lulusan SMK dapat terus lanjut ke jenjang pendidikan berikutnya (kuliah) sembari bekerja maupun tidak. Pemilihan kampus sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Olimpiade Jaringan adalah supaya siswa SMK dapat mengenal lingkungan perkuliahan dan tertarik untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus. Debyo mengungkapkan alasan USD dipilih sebagai tuan rumah pelaksanaan Olimpiade Jaringan Mikrotik SMK-TKJ tingkat Nasional region DIY dan Jawa Tengah oleh Citraweb adalah karena USD menjadi salah satu ikon kampus di Yogyakarta. USD juga telah menjadi salah satu partner dari Citraweb sebagai Mikrotik Academy yang sudah berjalan sekitar 2 tahun. Sebagai Mikrotik Academy, USD dapat memberikan sertifikasi mikrotik skala internasional kepada mahasiswa internal USD. Debyo mengaku bahwa perusahaan Citraweb sudah menjalin kerja sama dengan USD sejak tahun 2000an dan ke depannya Citraweb pasti akan ada banyak rencana dengan USD. “Kami berharap bisa terus kerja sama untuk mengadakan kegiatan seperti ini ke depannya. Bahkan tidak sesempit Olimpiade Jaringan, mungkin kegiatan lain yang terkait dengan teknologi informasi. Entah itu seminar, pelatihan, apapun bisa.” tambahnya.
(J & AHLN)

  kembali