USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Mengasah Pengetahuan Sekaligus Terjun Dalam Dunia Terjemahan

diupdate: 8 tahun yang lalu


Program Studi Sastra Inggris (Sasing) Universitas Sanata Dharma (USD) bersama Jogja Literary Translation Club (JLTC) mengadakan seminar kedua mereka yakni The Second Seminar on Translation dengan mangangkat tema Research, Practice, and Pedagogy pada Sabtu (1/9).  Seminar yang diadakan di Ruang Kadarman dan Koendjono Kampus II USD ini diikuti oleh lebih dari 60 peserta dari berbagai Universitas dan Instansi, dalam maupun luar kota Yogyakarta.
Acara yang dibuka oleh sambutan dari Dr. Tatang Iskarna selaku Dekan Fakultas Sastra ini menghadirkan dua pembicara utama yang sudah berpengalaman dalam dunia terjemahan.  Pembicara pertama adalah Haru Deliana Dewi, Ph.D. yang merupakan salah satu dosen Linguistik di Universitas Indonesia. Presentasi yang dipaparkan  berjudul Research in Translation Studies.  Beliau  menjelaskan mengenai jenis-jenis dari terjemahan yang sering digunakan pada saat ini.Sedangkan pembicara kedua adalah John McGlynn dari Lontar Foundation dengan presentasi materi yang berjudul Trends in and the Rise of Indonesian Literary Translation. Beliaumenjelaskan bagaimana cara beliau menerjemahkan berbagai karya sastra Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Sesi pembicara utama ditutup dengan penyerahan token oleh Anna Fitriati, S.Pd., M.Hum selaku Wakil Dekan Fakultas Sastra dan Harris Hermansyah Setiajid, M.Hum. selaku Wakil Ketua Program Studi Sasing kepada pembicara-pembicara utama.
Uniknya, dalam seminar kali ini panitia juga mengundang pembicara khusus, Novita Dewi, M.S., M.A. (Hons), Ph.D. yang merupakan salah satu dosen Pasca Sarjana USD. Beliau menyampaikan hasil penelitiannya yang berjudul Local Culture for Global Readership: Translation of Two Short Stories by Pramoedya Ananta Toer and Ahmad Tohari. Setelah itu acara dilanjutan dengan presentasi dan tanya-jawab oleh pemakalah di sesi paralel. Salah satu pemakalah, Siegfrieda Alberti Shinta M. P. dari Universitas Kristen Krida Wacana Jakarta menyampaikan penelitiannya mengenai terjemahan pantun Indonesia ke dalam bahasa Inggris yang diperoleh dari maskapai Citilink. Peserta seminar sangat aktif memberikan masukan ataupun pertanyaan. Salah satunya mengatakan bahwa penelitian dalam terjemahan  pantun sangatlah berguna sebagai salah satu upaya untuk mempopulerkan karya sastra yang dimiliki Indonesia melalui maskapai penerbangan.
Seminar yang memilliki 25 judul makalah ini ditutup oleh Stefani Veronika, S.S selaku Ketua Panitia sekaligus JLTC. Dalam penutupan, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada peserta maupun pemakalah yang sudah hadir dari berbagai kota dan instansi serta harapan untuk bertemu kembali dalam seminar tahun depan.
Wilma Endah Utami salah satu pemakalah dalam seminar tersebut saat diwawancara berkata bahwa seminar yang diadakan oleh JLTC dan Sasing USD merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan lebih tentang dunia terjemahan terlebih bagi mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir dengan mengambil konsentrasi tentang terjemahan.
(SV & FJ)

  kembali