Unit Kegiatan Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Universitas Sanata Dharma (UKM PM USD) pada hari Sabtu (1/9) mengadakan bakti sosial di Panti Asuhan Binasiwi, Komplek Balai Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Bakti sosial yang bertemakan “Bersatu Untuk Mengabdi Dalam Semangat Kemerdekaan” ini diikuti oleh 50 peserta anggota UKM PM angkatan 2017/2018. Kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu kegiatan tahunan yang diadakan oleh UKM PM. Tujuan dari kegiatan bakti sosial ini yaitu peserta diajak untuk berbagi dengan sesama sebagai bentuk rasa simpati dan empati terhadap anak-anak Panti Asuhan Binasiwi.
Anggota UKM PM berangkat bersama-sama, sesampainya di lokasi bakti sosial para peserta disambut dengan permainan alat musik yang dimainkan oleh anak-anak panti asuhan. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua penyelenggara bakti sosial yaitu Rima mahasiswi Program Studi Pendidikan Biologi angkatan 2017. Setelah itu dilanjutkan sambutan oleh Sugiman selaku salah satu Pengurus Panti Asuhan Binasiwi. “Meskipun lokasi kami di ujung, tetapi semangat kami tidak pernah berujung.” tutur Sugiman. Selesainya sambutan kemudian dilanjutkan dengan kelompok dengan tujuan agar bisa saling berkenalan, sharing, serta melakukan kegiatan pengembangan seperti menulis dan menggambar mengenai cita-cita ataupun harapan anak-anak Panti Asuhan Binasiwi. Panitia juga mengadakan lomba makan kerupuk serta menyanyikan lagu Gebyar-gebyar untuk menyemarakkan HUT ke-73 RI, karena bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Kemerdekaan RI. Acara bakti sosial ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan secara simbolis dari pihak UKM PM terhadap Panti Asuhan Binasiwi.
Panti Asuhan Binasiwi membina 38 orang dengan umur 14-40 tahun dan mengalami keterbelakangan mental atau yang biasa kita sebut dengan tunagrahita. Walaupun demikian, anak-anak Panti Asuhan Binasiwi memiliki semangat yang luar biasa dan terbukti ketika para peserta bakti sosial disambut dengan tepuk tangan yang meriah dan tiada henti. “Meskipun kamu ini memiliki keterbatasan, tapi kamu harus bisa mandiri.” tutur Wanti selaku salah satu Pengurus di Panti Asuhan Binasiwi kepada anak-anak panti asuhan.
(ADT & MFW)




