Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma (USD) pada hari Sabtu (1/9) mengadakan Seminar Mahasiswa sekaligus Peluncuran Buku yang berjudul “Mosaik Afrika: Kapita Selekta Afrika dalam Sejarah” karya Mahasiswa Pendidikan Sejarah. Acara tersebut bertempat di Ruang II/K22 Kampus I USD. Seminar Mahasiswa yang mengambil tema Pembelajaran Sejarah Pada Abad 21 ini merupakan pembuktian bahwa pembelajaran sejarah mengikuti perkembangan zaman. Dalam seminar ini para narasumber merupakan Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Sejarah USD yaitu Ropita Dewi Sartika (2014) dan Eben Haezer Gulo (2014) mengajak peserta seminar memahami apa yang dibutuhkan calon guru sejarah dalam menghadapi tantangan dinamika pembelajaran sejarah pada Abad 21.
Pada sesi pertama Ropita Dewi Sartika memaparkan dan menunjukkan pentingnya literasi dalam Pembelajaran khususnya Sejarah. Dalam Kurikulum 2013 revisi 2018 mewajibkan ada kegiatan literasi dalam pembelajaran, hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab siswa saja tapi guru khusunya guru sejarah harus mengambil peran dalam mengajak para siswa untuk lebih tertarik dengan sejarah Indonesia. Hasil pembelajaran sejarah Indonesia yang memanfaatkan literasi mampu membantu siswa seacra aspek kgnitif, afektif dan psikomotorik. Selanjutnya, narasumber kedua Eben Haezer Gulo memaparkan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Sejarah. Dalam hal ini Eben lebih menitik beratkan pada muatan sejarah lokal. Dari pemaparan hasil penelitiannya dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil belajar siswa dengan menerapkan media audio visual sejarah lokal bermuatan pendidikan karater menunjukan hasil yang baik, serta menumbuhkan patriotism dalam diri siswa.
Acara dilanjutkan dengan peluncuran buku “Mosaik Afrika: Kapita Selekta
Afrika dalam Sejarah” yang dilakukan secara simbolis oleh Dekan FKIP USD Dr. Yohanes Harsoyo, S.Pd., M.Si. lalu dilanjutkan bincang buku yang menghadirkan 2 perwakilan penulis buku tersebut yaitu Yulia Monika dan Bagas Prihandono, mahasiswa angkatan 2015 Program Studi Pendidikan Sejarah USD. Yulia memaparkan tentang Mitos dan Tradisi di Afrika. Hal yang menarik dari pemaparan Yulia bahwa Afrika yang dianggap sebagai benua hitam ternyata memiliki berbagai potensi dan tradisi yang amat menaik untuk kita kaji lebih dalam lagi. Sedangkan Bagas menjelaskan Polotik dan Militer di Afrika, Pemaparan yang bertitik tekan pada dinamika politik di Afrika tidak terlepas dari peran militer dan ikut andilnya dalam memperkeruh keadaan di Afrika yang tak kunjung tenang. Kemudian acara ditutup dengan ramah tamah saat makan siang.
(ADA)




