USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Belajar Bersama Fakultas Sastra USD:
Kesantunan Berbahasa

diupdate: 8 tahun yang lalu


Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma (USD) pada hari Senin (20/8) mengadakan kuliah umum awal semester di Auditorium USD yang bertajuk “Kesantunan Berbahasa” dengan pembicara Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., M.A., beliau merupakan dosen linguistik yang berprestasi. Kuliah umum ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Fakultas Sastra USD yang meliputi Program Studi Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Sejarah. Acara yang diadakan tiap awal semester  ini dihadiri  mahasiswa baru yang memulai hari pertama perkuliahan hingga mahasiswa semester 7.
Dr. Tatang Iskana selaku Dekan Fakultas Sastra USD dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal. Pertama, bahasa bukan sekedar alat komunikasi, dari bahasa itu bisa menimbulkan banyak efek dan penafsiran karena bahasa sangat luas. Kedua, kita sebagai manusia senantiasa berkomunikasi dengan satu dengan yang lain terkadang kita perlu belajar menyampaikan pesan tanpa menimbulkan efek yang lain. “Semoga kuliah umum ini dapat bermanfaat bagi kita dan kita bisa mempraktikkan kesantunan bahasa dalam kehidupan akademik, keluarga, masyarakat dan berbangsa.” ungkapnya ketika mengakhiri sambutan.
Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U, M.A. dalam pemaparan materinya menyebutkan bahwa bahasa yang santun adalah bahasa yang sesuai penggunaannya, maka sebagai penutur maupun pendengar harus memperhatikan konteks. Kesatuan bahasa itu rumit karena bahasa sangat terikat dengan konteks, maka pengguna bahasa harus memperhatikan pada siapa dan untuk siapa tuturan dituju. Dalam bahasa Jawa, bahasa ‘’ngoko” menjadi sopan ketika digunakan oleh penutur dan mitra bicara yang sebaya, namun menjadi kurang sopan jika digunakan pada mitra bicara yang lebih tua. Zaman yang berbeda juga mampu mempengaruhi berkembangan bahasa, Putu menyampaikan pula bahwa pada zaman ini, anak tidak dapat dipaksa untuk berkomunikasi seperti anak zaman dulu, karena mereka memiliki masa yang berbeda dengan saat ini.
Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dari para hadirin. Panitia penyelenggaran juga melakukan pemutaran video setelah masa inisiasi acara “JAKSA” yang semakin memeriahkan acara.
(PI & CPBS)

  kembali