USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Membangun Karakter Entrepreneurship Anak di Kaki Gunung Merapi oleh Tim PKM-M USD

diupdate: 8 tahun yang lalu


Entrepreneurship adalah karakter yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk membuka peluang kerja dan menjawab permasalahan masyarakat Indonesia tentang kurangnya lapangan pekerjaan. Penanaman karakter entrepreneurship mampu mengubah pandangan masyarakat Indonesia tentang “mencari” lapangan pekerjaan menjadi “menciptakan” lapangan pekerjaan. Mengubah pandangan masyarakat Indonesia bukanlah hal yang sederhana, dibutuhkan waktu yang cukup panjang dan cara yang tepat untuk mengubahnya melalui penanaman karakter entrepreneurship. Namun sayang sekali tidak banyak masyarakat yang mau terlibat dalam kegiatan entrepreneur, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor terutama karena masyarakat takut dalam mengambil resiko atau takut mengalami kerugian dalam kegiatan entrepreneur. Kurangnya kreativitas dan inovasi juga mempengaruhi minat masyarakat dalam melakukan kegiatan entrepreneur sehingga tidak jarang masyarakat lebih memilih pekerjaan yang penghasilannya sudah pasti, seperti karyawan. Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya minat masyarakat dalam kegiatan enterpreneur dapat diminimalisir melalui kegiatan-kegiatan sederhana yang berkaitan dengan karakter entrepreneurship.
“Atas Kentang Timbang Ternak” merupakan salah satu judul Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M) mahasiswa Universitas Sanata Dharma yang mengangkat karakter entrepreneurship sebagai tujuan utama dari program kegiatan tersebut. Tim PKM-M ini mengangkat karakter entrepreneurship dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ada di masyarakat sasaran yaitu di Desa Purwobinangun, Pakem, Sleman, DIY yang sebagian besar perekonomiannya tergolong menengah ke bawah dan hanya mengenyam pendidikan hingga tamat SD dan SMP. Sebagian besar pekerjaan masyarakat di Desa Purwobinangun adalah buruh penambang pasir, buruh ternak, dan petani.  “Atas Kentang Timbang Ternak” adalah singkatan dari Aktivitas Keterampilan Tangan Kreatif untuk Membangun Karakter Entrepreneurship Anak di SD Sanjaya Tritis Pakem Kaki Gunung Merapi. Sasaran dari Program ini adalah anak-anak kelas 3,4, dan 5 di SD Sanjaya Tritis. Melalui program ini diharapkan anak-anak mampu mengembangkan karakter entrepreneurship agar tidak ikut meneruskan pekerjaan orangtua melainkan kelak berani untuk melakukan kegiatan entrepreneur dan meningkatkan perekonomian.

Pembangunan karakter entrepreneurship ini dilaksanakan dari tanggal 27 April 2018 sampai dengan 10 Juni 2018, disajikan melalui kegiatan-kegiatan sederhana yang memperkenalkan anak kepada nilai-nilai entrepreneurship. Dalam setiap kegiatan, terdapat aktivitas mencipta sebuah hasil karya dari anak-anak sendiri, di antaranya adalah kegiatan menganyam koran, membatik jumputan, kerajinan kain flanel, dan membuat lukisan pada tas. Hal yang terpenting dari kegiatan ini tidak hanya pada hasil akhir dari karya anak, melainkan proses mulai dari mengetahui harga bahan baku, memperkirakan ongkos pembuatan, keuntungan yang diperoleh hingga memperoleh harga jual dari suatu produk yang dihasilkan. Antusias anak sangat tinggi dalam melakukan kegiatan ini, hal itu terlihat dari keaktifan anak dalam bertanya, kreativitas anak dalam mengkreasikan produk dan menentukan harga jual. Anak-anak juga tekun dan telaten dalam membuat hasil karya serta mampu bekerjasama dalam kelompok, sikap-sikap tersebut tentunya sudah termasuk dalam karakteristik entrepreneurship. Kepolosan anak-anak membuat Tim PKM-M selalu bersemangat walaupun jarak yang di tempuh tidak dekat. Suka duka dirasakan bersama saat berdinamika dengan anak-anak, sukanya selalu menghadirkan canda, tawa, dan pengalaman dalam membuat kerajinan tangan, lokasi SD Sanjaya Tritis yang berada di zona 3 lereng gunung merapi menjadi tantangan tersendiri, itu artinya anak-anak, guru maupun tim PKM-M harus selalu berjaga-jaga saat melangsungkan kegiatan.
Puncak dari kegiatan PKM-M tersebut ialah sosialisasi dan pelatihan guru tentang pendidikan entrepreneurship agar penanaman karakter entrepreneurship ini dapat dilanjutkan meskipun kegiatan dari PKM-M sudah berakhir. Selain itu hasil karya anak juga dijual sebagai salah satu wujud dalam kegiatan entrepreneur. Hasil karya anak ini dipamerkan pada hari Minggu, 10 Juni 2018 di Gereja Maria Asumpta Pakem.
(KOR)

  kembali