Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Seriboe Djendela (TSD) Universitas Sanata Dharma (USD) pada hari Minggu (20/5) menggelar pementasan teater. Pementasan teater yang dibuka untuk umum ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) UKM TSD yang ke-19. HUT UKM TSD yang jatuh pada tanggal 14 Mei 2018 ini mengundang alumni dari tahun 1999 hingga sekarang. Panitia tak lupa memasang foto-foto kenangan dari UKM TSD agar kakak angkatan mereka juga mengenang bagaimana dinamika saat mengikuti UKM TSD.
Acara yang bertempat di Taman Beringin Soekarno Kampus 2 USD ini dimulai dengan acara potong tumpeng yang dilaksanakan oleh Ketua UKM TSD dan dilanjutkan dengan makan bersama di angkringan yang telah disediakan oleh panitia. Pementasan teater yang berjudul Barabah ini dimainkan oleh angkatan baru UKM TSD.
Teater dibuka dengan pembacaan puisi dan fragmen yang menggambarkan kesedihan dan keprihatinan Indonesia saat ini. Terlihat bagaimana pemain ingin menunjukkan bahwa toleransi akan diversity yang telah mulai luntur pada saat ini. Mengambil latar yang terjadi pada Indonesia belakangan ini, pemain ingin mengajak masyarakat membuka mata bahwa diversity itu indah dan patut untuk diperjuangkan. Surga bukanlah peledak.
Setelah pembukaan, teater dengan judul Barabah mulai dimainkan. Teater yang dimainkan oleh TSD ini ingin menceritakan seorang perempuan yang dinikahi oleh lelaki tua. Perempuan bernama Barabah ini menikahi lelaki tua yang mempunyai istri banyak. Dari permasalahan yang ada, lelaki tua ini paling mencintai dan menyayangi Barabah. TSD ingin meyampaikan kepada penonton bahwa nilai kesetiaan itu harus dipunyai oleh setiap lelaki. Teater ini merupakan sebuah awal kegiatan yang selanjutnya akan diteruskan dengan Workshop tentang teater, tidak hanya tentang aktor, namun juga ada musik, konsumsi, dan make up. Workshop ini diperkirakan akan diadakan bulan Oktober atau November 2018.
“Tunggu terus program-program TSD selanjutnya! Masih ada banyak kejutan-kejutan dan sesuatu yang bakal kami tampilkan lagi, bukan hanya teater, namun juga bisa workshop dan kejutan lainnya. Saya berharap TSD akan selalu ada, tetap ada regenerasi pemain, dan TSD tetap dapat membawa nama harum Universitas Sanata Dharma.” ujar Efeza Ardinarta, Ketua Panitia.
(AMDA & TAP)




