Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sanata Dharma (USD) dan Campus Ministry (CM) USD mengadakan sebuah aksi solidaritas dan doa lintas iman yang diselenggarakan pada hari Selasa, 15 Mei 2018 bertempat di Hall depan Auditorium Driyarkara Kampus 2 USD. Aksi solidaritas ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, karyawan, alumni, serta berbagai kalangan umum. Seluruh umat beragama mulai dari Katolik, Kristen, Islam, Budha, dan Hindu bersama memanjatkan doa dan harapan untuk keadaan di Indonesia yang saat ini diguncang dengan isu teror yang terjadi beberapa waktu lalu di daerah Jakarta dan yang paling terbaru dan banyak memakan korban jiwa adalah di Surabaya.
Kegiatan dimulai pada pukul 17.00 WIB. Sebelum memasuki acara inti yaitu doa bersama, seluruh peserta dapat berekspresi secara bebas di atas panggung. Mulai dari tari pentas tunggal, paduan suara mahasiswa Cantus Firmus, pembacaan puisi, musikalisasi puisi dan juga flash mob turut ditampilkan oleh mahasiswa sebagai aksi solidaritas terhadap kejadian terorisme yang terjadi di Indonesia sekarang ini.
Katon sebagai salah satu anggota dari BEM USD yang sebagai Ketua acara ini menyampaikan bahwa acara ini berlangsung atas dasar kemanusiaan. “Banyak saudara-saudara kita yang hendak beribadah pada hari Minggu malah mengalami musibah dari aksi teror. Kita sebagai mahasiswa harus bersikap karena mereka adalah saudara-saudara kita juga.” tutur mahasiswa Program Studi Sastra Inggris tersebut. Ia menyampaikan harapan dari acara aksi solidaritas dan doa lintas iman ini adalah teman-teman USD semakin menjiwai akan pentingnya multikulturalisme.
Pada akhir pelaksanaan acara, semua peserta yang mengikuti kegiatan bersama-sama saling memanjatkan doa dengan menyalakan lilin. Doa dipimpin oleh perwakilan dari masing-masing komunitas agama CM. Semua yang datang turut serta dalam mendoakan Indonesia agar negara kita tetap damai dan saling merangkul satu sama lain. “Semoga Indonesia bisa tetap menjaga Bhinneka Tunggal Ika, menjaga persatuan satu sama lain.” ucap Eka, salah seorang mahasiswa.
(ATP & KYP)




