Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (FF USD) melakukan penyuluhan tentang cara penggunaan obat. Kegiatan Penyuluhan ini dilakukan pada hari Senin (7/5), Rabu (9/5), dan Kamis (10/5) di dua tempat yaitu Dusun Sawah Lor (Sleman) dan Dusun Kenaran (Bantul). Penyuluhan dilakukan karena masih banyak terjadi kesalahan dalam penggunaan obat pada masyarakat pada umumnya. Penyuluhan tentang obat ini sebagai bentuk dari praktikum farmasi mengenai Penyuluhan Informasi Obat (PIO).
Materi penyuluhan yang diberikan adalah cara penggunaan obat yang menggunakan alat khusus seperti tetes telinga, tetes mata, semprot hidung, insulin, dan enema. Masyarakat terlihat sangat antusias karena menurut masyarakat materi ini sangat berguna bagi mereka. Menurut salah satu masyarakat, Ibu Surani menyatakan bahwa “materi ini sangat berguna bagi kami masyarakat Kenaran karena kami belum mengetahui sepenuhnya.”
Penyuluhan dilakukan oleh mahasiswa Farmasi angkatan 2015 dan didampingi oleh dosen Putu Dyana Christasani, M.Sc., Apt. dan T.B. Titien Siwi Hartayu, M.Kes., Ph.D., Apt., dengan membentuk kelompok besar dan kelompok kecil. Pada kelompok besar penjelasannya melalui presentasi dari mahasiswa yang dilengkapi oleh informasi dari dosen dan pada kelompok kecil penjelasannya dilakukan dengan peragaan penggunaan obat yang menggunakan alat. Masyarakat diajak untuk ikut serta dalam peragaan obat yang telah didemokan oleh mahasiswa karena hal ini dianggap lebih efektif dan menarik.
Putu Dyana Christasani, M.Sc., Apt. yang akrab disapa Bu Putu sebagai dosen pembimbing menyatakan bahwa dengan praktikum lapangan ini, mahasiswa diharapkan lebih dapat memahami materi dan cara berkomunikasi dengan masyarakat awam. Lebih lanjut, Bu Putu berharap jika praktikum lapangan ini dapat dilakukan setiap tahunnya sehingga mahasiswa Farmasi USD dapat memberikan sumbangsih berupa informasi kepada masyarakat.
(TAP & AMDA)




