USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Pergelaran Sastra sebagai Ajang Ekspresi dan Berkreasi

diupdate: 9 tahun yang lalu


Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia (PBSI) pada hari Jumat (11/5) menyelenggarakan acara pergelaran sastra di Aula Kampus 1 Universitas Sanata Dhama (USD). Pergelaran Sastra yang menjadi salah satu matakuliah di Program Studi PBSI ini menjadi ruang kreatifitas untuk berekspresi dalam karya yang mereka persembahkan. “Biar kutulis untukmu sebuah puisi jelek yang lain” merupakan naskah  karya Andre Nur Latif yang  dipentaskan oleh mahasiswa PBSI kelas A angkatan 2015. Tema dari pergelaran ini ialah Cinta dan Perjalanan Kehidupan.
Acara  dimulai pada pukul 19.00 WIB,  dikemas dengan baik dan penuh makna. Pada awal pintu masuk, pengunjung disambut dengan lorong sebagai gambaran perjalanan hidup. Lorong yang menceritakan masa anak-anak, remaja, dan dewasa. Tak lupa, beberapa puisi hadir di setiap lorongnya sebagai ungkapan rasa pada masanya. Pergelaran dibuka dengan doa dan kata sambutan. Sambutan  pertama oleh Banu selaku Pimpinan Produksi, dilanjutkan dosen pengampu matakuliah Pergelaran Sastra Drs. J. Prapta Diharja, S.J., M.Hum. “Pergelaran sastra ini memberikan pengalaman untuk berekspresi dan berkreasi diri.“ ungkap beliau di tengah sambutannya. Sambutan ditutup dengan Danang Satria Nugraha, M.A. Wakil Ketua Prodi PBSI.

Drama ini mengisahkan tentang cinta seorang laki laki dan seorang wanita, yang tidak bisa saling memahami perasaan satu dengan yang lain. Hingga pada saat menua, seorang laki laki dan seorang wanita tersebut saling mengenang kisah mereka. Seorang laki laki dan seorang wanita tersebut tinggal di satu panti jompo yang sama, tetapi tidak lagi merasakan kehadiran satu sama lain karena sudah dimakan usia. Laki-laki dan wanita itu akhirnya menyadari bahwa “waktu” sangat berharga. Setiap detik yang berjalan sangat mempengaruhi hal ke depannya. Bukan untuk disia-siakan, tetapi dipergunakan untuk hal yang seharusnya mereka lakukan. Ketika waktu memang terus berjalan dan tanpa mereka sadari sudah tidak muda. Mereka sadar bahwa mereka tidak bisa memutar waktu hanya untuk melakukan hal yang seharusnya mereka lakukan di masa lalu.
Pergelaran tersebut dihadiri oleh banyak penonton, tidak hanya dari mahasiswa PBSI USD melainkan juga dari berbagai program studi lainnya. Setelah pementasan selesai dilanjutkan dengan acara tanya-jawab seputar pementasan drama dan pembagian doorprize kepada penonton.
(CPBS & TAO)

  kembali