USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Kuliah Umum Pendidikan Kimia USD: Using Adsorbent for Wastewater Treatment and Remediation

diupdate: 9 tahun yang lalu


Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sanata Dharma pada hari Selasa, 8 Mei 2018  mengadakan kuliah umum dengan topik Using Adsorbent for Wastewater Treatment and Remediation”. Kuliah umum yang disampaikan oleh Prof. Dr. Azlan Kamari dosen dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia ini berlangsung di ruang K206 Kampus 3 USD, dihadiri oleh dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Kimia dan Program Studi Pendidikan Biologi USD.
Kuliah Umum dibuka oleh Dra. Maslichah Asy’ari, M.Pd. selaku Ketua Progam Studi Pendidikan Kimia USD. “Terima kasih atas kehadiran Prof. Dr. Azlan Kamari, semoga dari pertemuan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk dapat membuat sebuah perubahan yang lebih baik di bumi kita tercinta.” tuturnya.
Prof. Dr. Azlan Kamari dalam paparannya mengatakan bahwa saat ini sudah banyak sekali pencemaran yang ditemukan di sekitar kita. Salah satu contohnya adalah polusi air pada limbah rumah tangga, pasar, dan pabrik yang mencemari perairan (sungai, danau, laut). Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara di Asia dengan tingkat polusi air yang berbahaya karena pencemarannya (sumber: Asian water development outlook 2013). “Beberapa fakta membuktikan bahwa 70% penyakit berasal dari air yang sudah terkontaminasi. Kontaminasi air dari bahan merkuri merupakan salah satu contoh yang dapat menyebabkan gangguan pada manusia dan menyebabkan berbagai penyakit seperti ginjal, mata, kulit, dan organ-organ lainnya.” katanya.
Lebih lanjut Prof. Dr. Azlan Kamari menyampaikan bahwa saat ini sudah banyak ditemukan teknologi untuk mengantisipasi pencemaran air di antaranya adalah elektolisis, mikrobial reduction, aerobic & anaerobic treatment. Namun dari beberapa teknologi yang ada, kendala terbesarnya adalah masih mahalnya harga peralatan tersebut. Oleh sebab itu, perlu adanya suatu inovasi untuk mengurangi pencemaran air, salah satunya adalah menggunakan bantuan dari kerang lala Orbicularia orbiculata. Cangkang kerang lala, digunakan sebagai adsorben untuk pencelup. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa Cangkang kerang lala dapat menjadi solusi alternatif yang dapat digunakan untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan efisien.
(APV & KYP)

  kembali