No greatness without suffering, suatu ungkapan pembuka acara seminar motivasi yang diadakan oleh Lembaga Kesejahteraan Mahasiswa (LKM) Universitas Sanata Dharma (USD). Acara ini ditujukan bagi lebih dari 70 orang penerima beasiswa Bidikmisi dan beasiswa Driyarkara tahun 2014 dan 2015. Acara ini bertujuan untuk mendorong para penerima beasiswa dalam menjalani skripsi dengan semangat, sehingga dapat lulus dengan membanggakan dan mendapatkan kesuksesan. Diharapkan mereka dapat kembali lagi ke daerah asalnya dan membangun daerahnya.
Seminar motivasi (28/04) yang dilaksanakan di Ruang Kadarman USD ini berisi berbagai materi tentang etos kerja yang disampaikan oleh seorang motivator nasional, Saut Sitompul, M.Si. Tidak hanya teori, Saut Sitompul juga memberikan role play di mana para mahasiswa diminta memeragakan seorang pengajar dengan memberikan semangat kepada siswanya. Selama acara, Saut Sitompul selalu membangkitkan semangat dengan berbagai cara yang unik, seperti jargon, yel-yel, bernyanyi, dan beberapa ice breaking.
Saut Sitompul menyatakan “Para mahasiswa harus terus semangat, karena dengan semangat kita akan selalu mengerjakan sesuatu hal yang positif, dan hal-hal positif tersebut akan menuntun kita ke arah kesuksesan”. Baginya sukses bukan diartikan seberapa banyak yang didapatkan, namun seberapa banyak manfaat yang dapat dberikan kepada sesama dan ketika kita bekerja.
Saut Sitompul juga menyampaikan bahwa kemampuan akademik (IQ) bukanlah hal utama dalam mencapai kesuksesan, namun keterampilan dan spiritual yang mempunyai andil besar bagi kesuksesan. Hal ini senada dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. selaku Rektor USD dalam sambutannya di awal acara.
Acara ini terlaksana atas kerjasama yang baik antara LKM USD, khususnya Bruder Yohanes Sarju, S.J., M.M. selaku Ketua LKM USD dengan seorang pengusaha bernama Ir. Januar Ariffin.
(FAN & FBAP)




