Sabtu (21/4) Teater Seriboe Djendela (TSD) mempersembahkan Studi Pentas di Aula Kampus 1 Universitas Sanata Dharma. Acara pentas dimulai pada pukul 18.00-21.00 WIB. TSD adalah bagian dari Unit Kegiatan Mahasiswa USD yang sering menampilkan suguhan pentas di depan umum. Pentas kali ini menampilkan dua judul yakni, Harta, Tahta, Wanita dan Rumah Kardus. Pentas ini sebagai produk hasil dinamika dan kepedulian anggota teater akan lingkungan hidup sosial masyarakat Indoensia yang semakin memprihatinkan saat ini. Pentas teater disutradarai oleh Hilarius Aryokusumo dan Petrus Damianus Ardhito.
Dua naskah ini mengangkat cerita yang sangat akrab terjadi dikehidupan masyarakat Indonesia. Pentas yang dibuka oleh 2 orang perempuan pedagang sayur dan jamu berlanjut sampai kehidupan seorang tukang parkir dan pengusaha menyuguhkan karakter-karakter yang mencerminkan bagaimana kehidupan sosial masyarakat kita memandang harta, tahta dan wanita. Sedangkan dalam naskah yang kedua, karakter ditujukan pada penghuni rumah kardus dengan kehidupannya yang merepresentasikan sedikit banyak kehidupan masyarakat pinggiran Indonesia. Adegan terakhir ditutup dengan digusurnya atap tempat penghuni rumah kardus oleh “pihak penguasa”.
Studi Pentas ini banyak dilakoni oleh 18 orang aktor dan aktris yang berlatih selama 2 bulan ini mendapat dukungan positif dari penonton yang melebihi target panitia TSD. Penonton tidak hanya dari mahasiswa USD namun juga masyarakat umum yang tertarik untuk menyaksikan pentas ini. Lakon dari masing-masing aktris dan aktor sungguh membuat decak kagum penonton hingga sampai akhir pentas ini penonton masih tetap bertahan menyaksikan pentas. Armando Bennydiktus (Mahasiswa Teknik Mesin USD angkatan 2014) selaku Pimpinan Produksi Pentas ini berpesan dengan adanya pementasan ini, diharapkan agar mahasiswa dan masyarakat yang ikut menyaksikan pentas ini dapat memberikan apresiasi kepada siapapun tanpa memandang status sosial masyarakat, seperti layaknya pohon, harusnya ketika masyarakat dapat menghargai hasil buah yang manis, terlebih dapat menghargai akar yang berada di bawah pohon tersebut.
(MCMKS & SV)




