USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Pelantikan Rektor USD Periode 2018-2022:
"Sinergi, Kolaborasi, dan Integrasi"

diupdate: 9 tahun yang lalu


Drs. Johanes Eka Priyatma, MSc, PhD kembali terpilih menjadi Rektor Universitas Sanata Dharma (USD) periode 2018-2022. Rektor USD terpilih ini dilantik oleh Romo Albertus Budi Susanto, SJ, PhD Ketua Yayasan Sanata Dharma pada hari Selasa (27/3) di ruang Koendjono, Kampus II, USD, Mrican, Yogyakarta. Setelah Rektor USD dilantik, kemudian Rektor melantik para Wakil Rektor. Rohandi, Ph.D. sebagai Wakil Rektor I; Drs. Aufridus Atmadi, MSi sebagai Wakil Rektor II; Paulus Bambang Irawan, SJ, SS, MHum, STD sebagai Wakil Rektor III, dan FX Ouda Teda Ena, MPd, EdD sebagai Wakil Rektor IV.
Dalam sambutannya, Bapak Eka menyatakan bahwa selama beliau memimpin sebagai Rektor USD tidaklah mudah dan penuh ketidakpastian. “Output dan outcome utama sebuah universitas, tak terkecuali USD, pasti terkait dengan 2 hal utama yakni menghasilkan lulusan yang baik dan menghasilkan tulisan yang baik.” tegasnya. Beliau juga menambahkan bahwa hal-hal di luar kepentingan itu tidak seharusnya menjadi prioritas.
Ada tiga kata kunci yang akan menjadi fokus Bapak Eka dalam empat tahun ke depan menjalani tampuk kepemimpinan; kolaborasi, sinergi, dan integrasi. Terdapat filosofi yang berbeda-beda dari tiap kata kunci yang dipilih. Kolaborasi menjadi pilihan Bapak Eka dalam menjalin kerja sama yang terbuka dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas Tridharma di kampus.
Selanjutnya, beliau mengatakan, “Sinergi adalah sikap bertindak di mana tujuan akhir dari setiap kegiatan yang dilakukan bukan hanya untuk mencapai keberhasilannya sendiri tetapi menjadi keberhasilan bersama yang saling mendukung”. Beliau berharap agar sinergi integral dapat menumbuhkan setiap bagian di USD dalam meraih keunggulan kualitas dan memaksimalkan kontribusi Tridharma.
Bapak Eka menambahkan, “Strategi integrasi adalah pilihan cara memandang dan menyikapi kegiatan Tridharma sebagai 3 dharma yang tidak terpisah dan saling asing tetapi sebagai sebuah kegiatan yang saling kait mengkait dan sebaiknya erat terhubung”. Strategi ini beliau yakini dapat meningkatkan kualitas pertumbuhan sumber daya manusia di USD, serta meningkatkan kontribusi USD untuk masyarakat.
Banyak pencapaian yang diraih selama empat tahun kepemimpinan Bapak Eka. Dalam jangka pendek, nilai akreditasi yang ditargetkan A telah tercapai. Secara peringkat, USD menempati posisi yang cukup menjanjikan, yakni termasuk dalam 25 besar dalam skala nasional sejak 2015, lebih jauh lagi USD menempati posisi tiga terbaik sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
“Oleh karena itu, untuk 4 tahun ke depan, USD akan mengorientasikan USD mencapai sasaran-sasaran strategis jangka panjang yang telah dirumuskan pada Renstra 2013-2017 yakni menjadi universitas yang dapat berkontribusi pada tingkat internasional melalui lulusan yang berwawasan global, pengembangan ilmu yang multidisiplin, serta kerjasama internasional yang semakin kuat dan meluas.” tandas Bapak Eka pada pelantikan siang itu.
Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES, DEA selaku Koordinator Kopertis Wilayah V hadir pada pelantikan siang itu. Beliau mengapresiasi pencapaian USD yang mendapat akreditasi A. Di antara lebih dari 4500 perguruan tinggi yang ada di Indonesia, hanya ada 68 universitas yang mendapat pencapaian akreditasi A. Dari 68 perguruan tinggi tersebut, 27 di antaranya adalah PTS dan 5 di antaranya berada di DIY, termasuk Universitas Sanata Dharma.



(FBAP & LJ)

  kembali