USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Sanata Dharma Orchid Festival

diupdate: 9 tahun yang lalu


Minggu (17/12) Universitas Sanata Dharma bekerja sama dengan Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) DIY menyelenggarakan puncak dari sepekan kegiatan “Sanata Dharma Orchid Festival”. Kegiatan yang dihelat pada tanggal 9 Desember 2017 ini memamerkan berbagai macam anggrek yang unik, mulai dari warna, bentuk, ukuran, dan masih banyak lagi. Acara puncak ini berlangsung di Halaman Depan Auditorium USD, terdapat sekitar 50 peserta yang menghadiri acara tersebut baik dari komunitas pecinta anggrek, kaum akademisi, masyarakat biasa, mahasiswa yang memiliki ketertarikan di bidang anggrek. Pihak komunitas pecinta anggrek membuka stand tanaman anggrek di sisi barat dari Auditorium USD. Selain komunitas anggrek, terdapat pula tenant batik, kerajinan tangan, dan jajanan ringan.
Sesi pertama kegiatan penutupan pameran anggrek ini mengundang seorang narasumber yang berkompeten dengan bidang tanaman anggrek dan juga menerbitkan buku yang berkaitan dengan tanaman anggrek yaitu bapak Ignatius Yulius Kristio Budiasmoro, S.Si., M.Si. Selain menjadi seorang dosen di progam studi Pendidikan Biologi USD, beliau memiliki kepedulian dengan flora dan fauna tak terkecuali tanaman anggrek. “Anggrek bukan tanaman yang invasif yang dapat merugikan ekosistem, tetapi anggrek memiliki berbagai manfaat yang dapat kita manfaatkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Oleh sebab itu dalam kita membudidayakan tanaman anggrek yang kita peroleh dari alam, kita jangan semena-mena untuk mengambil semua tanaman anggrek yang ada di alam, namun kita harus melestarikan dan terus membudidayakannya agar tanaman anggrek tidak terancam punah.” ungkapnya di tengah sesi.
Dalam sesi kedua, Dede Setia Santosa selaku Entrepreneur di bidang Anggrek (Pendiri DeDe Orchid) menceritakan kisah dan perjuangannya. Dari merintis karir mulai dari dasar hingga saat ini berkat ketekunannya menekuni bidang tanaman anggrek Dendrobium dan Phalaenopsis. Pak Dede memberikan kiat-kiat bagi seseorang yang ingin mengembangkan passionnya di tanaman anggrek yaitu dengan cara menekuni dan memahami karakteristik yang dibutuhkan oleh tanaman anggrek seperti ketinggian, iklim, cuaca, suhu, intensitas sinar matahari, intensitas air, dsb.  Narasumber  kedua Ibu Rini selaku Sekretaris Dinas Provinsi DIY,  menjelaskan akan meningkatkan koordinasi baik dari perhimpunan tanaman anggrek maupun dengan dinas-dinas terkait untuk lebih memperhatikan sektor budidaya tanaman anggrek khususnya di DIY.
Peserta yang hadir dalam acara kali ini antusias terhadap seluruh rangkaian acara yang diselenggarakan. Di akhir acara, seluruh pembicara yang hadir mendapatkan souvenir berupa tanaman anggrek. Para penanya pada sesi diskusi pun juga mendapat souvenir berupa bibit anggrek. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, semakin mendorong dan memberi gairah membudidayakan tanaman anggrek di lingkungan masing- masing.


(CPBS & KYP)

  kembali